Teror KKB Kian Brutal dan Tak Manusiawi, Tokoh Adat Papua: Itu Bermotif Ekonomi

Minggu, 24 Juli 2022 - 17:23 WIB
loading...
A A A
"Saya pertegas bahwa aksi-aksi KKB ini tidak ada kaitannya dengan kebijakan pemerintah, baik soal Otsus Jilid 2 atau Daerah Pemekaran Baru (DOB). Jangan dikait-kaitkan. Jangan juga ini dikaitkan dengan gerakan Papua Merdeka. Karena saya melihat ini berkaitan dengan ekonomi, jadi apa yang mereka lakukan untuk menakut-nakuti rakyat, dan akhirnya apa yang mereka inginkan bisa mereka dapatkan,"sambungnya.

Baca juga: Bantai 11 Warga Sipil, KKB Nduga Kelompok Militan Muda Pimpinan Egianus Kogoya

Dikatakan, dengan melakukan aksi-aksi, maka KKB akan mendapatkan sesuatu (uang) seperti aksi-aksi teror di Nduga dan Yahukimo hingga banyak yang menjadi korban.Menurutnya bisa saja dengan aksi-aksi tersebut mereka mendapatkan keuntungan ekonomi.

"Saya sampaikan cara-cara seperti ini yang tidak manusiawi jangan dilakukan, kita sebagai masyarakat adat hendaknya melakukan cara-cara yang bermartabat dan menjaga jati diri masyarakat adat, agar kita dihargai dan dihormati sebagai sesama manusia, bukan lalu membunuh masyarakat yang tidak berdosa dan hanya ingin mencari hidup disana,” bebernya.

"Sekali lagi, saya pertegas bahwa jangan kita mengait-ngaitkan kejadian-kejadian yang terjadi khususnya di Pegunungan dikait-kaitkan dengan penolakan kebijakan pemerintah, ini menurut kami adalah bermotif ekonomi,” tegasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Sisa Perang...
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis HAISHEN di Utara Papua, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia
Berdayakan Kampung Papua:...
Berdayakan Kampung Papua: Kolaborasi PBB, Kemendes, dan Komunitas Lokal Latih Ratusan Wirausaha Baru
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Pesawat PT AMA Diduga...
Pesawat PT AMA Diduga Ditembaki hingga Dibakar KKB Baru Pimpinan M Mbalingga
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Rekomendasi
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
Tim Futsal MNC University...
Tim Futsal MNC University Borong Dua Gelar Juara dalam Dua Turnamen Bergengsi
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved