Profil Kombes Pol Yandri Irsan, dari Objek Vital Kini Jabat Plt Kapolres Jaksel
Kamis, 21 Juli 2022 - 18:46 WIB
loading...
A
A
A
Pada Mei 2020, Kombes Yandri kemudian dimutasi sebagai Kabid Pengembangan Sistem Informasi (Bangsis) Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Bareskrim Polri berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1377, 1378, 1381/V/Kep/2020 tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri.
Kombes Yandri merupakan lulusan SMA Tanjung Karang, Lampung. Dia juga pernah menjabat sebagai Wakapolres Mojokerto pada tahun 2011. Lulusan Akpol 1996 ini juga pernah menjabat Kapolres Belu, NTT, pada tahun 2017-2018.
Baca juga: Profil Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, Kapolres Jaksel yang Dicopot Buntut Kasus Brigadir J
Kombes Yandri termasuk salah satu anggota Polri yang cukup inovatif. Selama 2 tahun berdinas di Belu, Kombes Yandri mencanangkan program Belu Anticipation System (BLAST), sebuah program aplikasi berbasis informasi teknolog; rumah baca Merah Putih; serta perpustakaan mini untuk anak-anak.
Kombes Yandri juga menggagas program Blast Button Stationary, sebuah perangkat yang terpasang di objek vital, seperti bank dan pasar. Di objek-objek vital itu terdapat tombol darurat yang bisa dipencet ketika ada kejadian yang butuh bantuan polisi, misalnya aksi pencurian.
Kombes Yandri merupakan lulusan SMA Tanjung Karang, Lampung. Dia juga pernah menjabat sebagai Wakapolres Mojokerto pada tahun 2011. Lulusan Akpol 1996 ini juga pernah menjabat Kapolres Belu, NTT, pada tahun 2017-2018.
Baca juga: Profil Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, Kapolres Jaksel yang Dicopot Buntut Kasus Brigadir J
Kombes Yandri termasuk salah satu anggota Polri yang cukup inovatif. Selama 2 tahun berdinas di Belu, Kombes Yandri mencanangkan program Belu Anticipation System (BLAST), sebuah program aplikasi berbasis informasi teknolog; rumah baca Merah Putih; serta perpustakaan mini untuk anak-anak.
Kombes Yandri juga menggagas program Blast Button Stationary, sebuah perangkat yang terpasang di objek vital, seperti bank dan pasar. Di objek-objek vital itu terdapat tombol darurat yang bisa dipencet ketika ada kejadian yang butuh bantuan polisi, misalnya aksi pencurian.
(thm)
Lihat Juga :