Wisata Pantai Carita-Anyer Mulai Tumbuh Pasca Tsunami dan New Normal
Sabtu, 27 Juni 2020 - 11:05 WIB
loading...
A
A
A
Di tempat terpisah, Pemilik Hotel Bulakan, Anyer, Suryo, mengatakan, manageman juga harus menurunkan harga agar menarik para pengunjung yang datang. "Kami juga menurunkan harga agar menarik pengunjung. Hasilnya lumayan sudah ada 30% pengunjung yang datang," kata dia.
Memang pantai Anyer dan Carita, kata dia, sangat terpukul dengan kejadian COVID-19 ini, karena hotel miliknya harus ditutup karena masyarakat sangat ketakutan. Kondisi terpuruknya Anyer-Carita, kata Suryo, sangat panjang sebab baru juga pasca tsunami mulai tumbuh kemudin dihantam COVID-19."Pendapatan saat COVID-19 sangat jeblok, dan hari ini mulai tumbuh," kata dia.
Harapan para pemilik hotel ini, agar pemerintah ikut mendorong mensosialisasikan kembali kondisi pantai Carita dan Anyer sebagai tempat tujuan wisata di Banten yang menarik dengan membuat event. "Pemerintah harus ikut mempromosikan kembali," ujar dia.
Dengan mulai datangnya para wisatawan ke Pantai Anyer-Carita para pedagang yang merupakan warga sekitar mulai terlihat kembali menjajakan daganganya meskipun tidak banyak warung yang buka dan pedagang yang keliling menjajakan jualanya.
Memang pantai Anyer dan Carita, kata dia, sangat terpukul dengan kejadian COVID-19 ini, karena hotel miliknya harus ditutup karena masyarakat sangat ketakutan. Kondisi terpuruknya Anyer-Carita, kata Suryo, sangat panjang sebab baru juga pasca tsunami mulai tumbuh kemudin dihantam COVID-19."Pendapatan saat COVID-19 sangat jeblok, dan hari ini mulai tumbuh," kata dia.
Harapan para pemilik hotel ini, agar pemerintah ikut mendorong mensosialisasikan kembali kondisi pantai Carita dan Anyer sebagai tempat tujuan wisata di Banten yang menarik dengan membuat event. "Pemerintah harus ikut mempromosikan kembali," ujar dia.
Dengan mulai datangnya para wisatawan ke Pantai Anyer-Carita para pedagang yang merupakan warga sekitar mulai terlihat kembali menjajakan daganganya meskipun tidak banyak warung yang buka dan pedagang yang keliling menjajakan jualanya.
(nth)
Lihat Juga :