Persiapan APG 2022 Rampung, Menpora Amali Harap Event Olahraga Internasional di Indonesia Dongkrak Prestasi dan Ekonomi
Sabtu, 16 Juli 2022 - 11:34 WIB
loading...
A
A
A
Setelah diputuskan Indonesia jadi tuan rumah, maka oleh federasi olahraga Asia Tenggara yang mengurus APG menujuk Kota Surakarta atau Solo dan sekitarnya sebagai lokasi penyelenggaraan. Adapun alasannya karena 2011 Solo pernah menjadi tempat penyelenggaraan ajang yang sama dan venue-venuenya masih ada.
“Jadi kalau soal infrastruktur kita enggak kesulitan dan enggak ada yang harus dibuat lagi atau direnovasi mayor (besar). Kalau ada renovasi ya renovasi minor saja, ya paling pengecatan dan lain-lain. Dan bahkan sekarang sudah nambah fasilitas venue di Solo dan sekitarnya,” tuturnya.
Menurut Menpora Amali memastikan dengan pengalaman dan sudah terbiasanya Indonesia menyelenggarakan event internasional, maka ketersediaan infrastruktur tidak begitu kesulitan khusunya di Solo.
“Jadi infrastruktur, SDM, kita sudah oke, apalagi sekarang kan penyelenggaraannya langsung saya komandan. Ketua penyelenggaranya itu saya. Kemudian untuk penanggungjawab prestasinya itu Ketua NPC dan pelaksana di lapangan itu Walikota Surakarta,” paparnya.
Terkait koordinasi, Menpora Amali memastikan semua kementerian terkait di tingkat pusat, pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan wali kota tempat penyelenggaraan sudah memiliki tugas masing-masing. Misalnya Kementerian Perhubungan menyiapkan transportasi yang ramah disabilitas untuk para atlet, Kementerian PUPR mengurus perbaikan venue dan lainnya.
“Semua sudah oke, dalam posisi ya kita siap. Karena ini bukan pekerjaan yang pertama dan baru buat kita. Kita mengurusi multi event maupun single event seperti ini khususnya di level Asia Tenggara bahkan Asia sudah berkali-kali,” ujarnya.
“Jadi kalau soal infrastruktur kita enggak kesulitan dan enggak ada yang harus dibuat lagi atau direnovasi mayor (besar). Kalau ada renovasi ya renovasi minor saja, ya paling pengecatan dan lain-lain. Dan bahkan sekarang sudah nambah fasilitas venue di Solo dan sekitarnya,” tuturnya.
Menurut Menpora Amali memastikan dengan pengalaman dan sudah terbiasanya Indonesia menyelenggarakan event internasional, maka ketersediaan infrastruktur tidak begitu kesulitan khusunya di Solo.
“Jadi infrastruktur, SDM, kita sudah oke, apalagi sekarang kan penyelenggaraannya langsung saya komandan. Ketua penyelenggaranya itu saya. Kemudian untuk penanggungjawab prestasinya itu Ketua NPC dan pelaksana di lapangan itu Walikota Surakarta,” paparnya.
Terkait koordinasi, Menpora Amali memastikan semua kementerian terkait di tingkat pusat, pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan wali kota tempat penyelenggaraan sudah memiliki tugas masing-masing. Misalnya Kementerian Perhubungan menyiapkan transportasi yang ramah disabilitas untuk para atlet, Kementerian PUPR mengurus perbaikan venue dan lainnya.
“Semua sudah oke, dalam posisi ya kita siap. Karena ini bukan pekerjaan yang pertama dan baru buat kita. Kita mengurusi multi event maupun single event seperti ini khususnya di level Asia Tenggara bahkan Asia sudah berkali-kali,” ujarnya.
Lihat Juga :