Cuaca Ekstrem, BPBD: Hujan Es dan Angin Puting Beliung Berpotensi Terjadi di Karawang
Senin, 18 Juli 2022 - 19:35 WIB
loading...
BPBD Karawang menyatakan hujan lebat disertai angin kencang diprediksi berlangsung seminggu kedepan. Selain itu berpotensi hujan es dan angin puting beliung. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
KARAWANG - Karawang diprediksi bakal terjadi hujan lebat disertai angin kencang dalam seminggu kedepan. Selain itu hujan es dan angin puting beliung berpotensi terjadi sehinga warga harus waspada.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang menerjunkan anggota ke daerah rawan bencana untuk sosialisasi kepada seluruh warga.
Baca juga: Dieng Membeku Diselimuti Salju, Suhu Ekstrem Minus 1 Derajat Celcius
"Berdasarkan laporan dari BMKG sebagian wilayah di Jawa Barat, terutama bagian tengah dan selatan bakal terjadi cuaca ekstrem. Hujan lebat disertai angin kencang akan terjadi, termasuk di Karawang dalam sepekan kedepan. Makanya kami segera melakukan imbauan di daerah rawan bencana," kata Kepala BPDB Karawang, Yasin Nasrudin, Senin (18/7/22).
BPBD memberikan imbauan kepada warga di wilayah rawan bencana karena Sabtu (16/7/22) lalu sempat terjadi banjir setelah turun hujan seharian. Sedikit 1.200 jiwa dari 200 kepala keluarga terdampak banjir tersebut.
"Banjir kemarin itu setelah turun hujan seharian. Ramalan cuaca kedepan lebih ekstrem lagi dari kemarin," katanya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang menerjunkan anggota ke daerah rawan bencana untuk sosialisasi kepada seluruh warga.
Baca juga: Dieng Membeku Diselimuti Salju, Suhu Ekstrem Minus 1 Derajat Celcius
"Berdasarkan laporan dari BMKG sebagian wilayah di Jawa Barat, terutama bagian tengah dan selatan bakal terjadi cuaca ekstrem. Hujan lebat disertai angin kencang akan terjadi, termasuk di Karawang dalam sepekan kedepan. Makanya kami segera melakukan imbauan di daerah rawan bencana," kata Kepala BPDB Karawang, Yasin Nasrudin, Senin (18/7/22).
BPBD memberikan imbauan kepada warga di wilayah rawan bencana karena Sabtu (16/7/22) lalu sempat terjadi banjir setelah turun hujan seharian. Sedikit 1.200 jiwa dari 200 kepala keluarga terdampak banjir tersebut.
"Banjir kemarin itu setelah turun hujan seharian. Ramalan cuaca kedepan lebih ekstrem lagi dari kemarin," katanya.
Lihat Juga :