Ada Kekeliruan Pemahaman Picu Lambannya Capaian Vaksin Booster di Kepri

Sabtu, 16 Juli 2022 - 14:46 WIB
loading...
Ada Kekeliruan Pemahaman...
Capaian vaksin penguat atau booster di Provinsi Kepri, masih lambat akibat kekeliruan pemahaman. Foto/Ilustrasi
A A A
TANJUNGPINANG - Capaian vaksinasi dosis ketiga yang merupakan vaksin penguat atau booster di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), berjalan lamban. Kondisi ini salah satunya dipicu oleh pemahaman yang keliru.

Baca juga: Capaian Vaksin Booster di Denpasar Sudah 95%

Masih lambannya capaian vaksin booster, akibat adanya pemahaman yang keliru terkait vaksin booster tersebut, juga diungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Mohamad Bisri.



"Animo masyarakat untuk vaksinasi booster meningkat sejenak di awal akses perjalanan luar negeri, dan dalam negeri dibuka. Jadi keinginan vaksinasi booster bagi sebagian orang hanya untuk memenuhi syarat perjalanan. Ini keliru," kata Bisri.

Baca juga: Kisah Ki Ageng Suryomentaram, Pangeran yang Rela Lepas Gelar Ningrat dan Penggagas Tentara PETA

Dijelaskannya, pemahaman yang keliru itu perlu segera diperbaiki. Vaksinasi booster itu sebagai program yang diselenggarakan pemerintah secara gratis, untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat saat pandemi COVID-19.

Dilihat dari manfaatnya, lanjutnya, semestinya capaian vaksin booster meningkat tajam sejak Januari 2022 sampai sekarang. Namun realitanya, target capaian vaksinasi 50 persen hingga akhir April 2022 atau sebelum Idul Fitri 1443 H belum tercapai sampai sekarang.

Menurut dia, salah satu penyebabnya, kekeliruan pemahaman terhadap fungsi vaksinasi booster dari untuk kesehatan diri menjadi pemenuhan syarat perjalanan. Hal ini yang menyebabkan sebagian orang hanya suntik vaksin booster bila akan melakukan perjalanan ke luar dan dalam daerah.

Baca juga: Ngawi Gempar! Video Pasangan Selingkuh Saling Tindih Tanpa Baju Beredar di Medsos

Warga yang disuntik vaksin booster paling banyak terjadi saat liburan menjelang Idul Fitri. "Semestinya tidak seperti itu. Vaksinasi booster itu adalah kebutuhan yang diperoleh secara gratis dari negara. Ini benar-benar untuk kebutuhan hidup agar daya tahan tubuh kita meningkat," ujarnya.

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Kepri, jumlah warga yang sudah disuntik vaksin dosis pertama sebanyak 1.771.399 orang atau 98,26 persen, dosis kedua 1.529.186 orang atau 84,83 persen, dan dosis ketiga 655.418 orang atau 47,72 persen.

"Kalau suntik vaksin dosis pertama dan kedua dilakukan Tahun 2021, maka efektivitas vaksin sudah menurun, sehingga bagi warga yang berusia minimal 18 tahun sebaiknya suntik vaksin booster di gerai atau posko yang disediakan pemerintah," ucapnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kukuhkan Pengda HDCI...
Kukuhkan Pengda HDCI Kepri, Sahroni Minta Perbanyak Aksi Sosial di Masyarakat
Ketua DPRD Kepri Naik...
Ketua DPRD Kepri Naik Moge Tanpa Helm dan SIM, Majelis Kehormatan Gerindra Beri Teguran Tertulis
Kunjungi KEK Tanjung...
Kunjungi KEK Tanjung Sauh Riau, DPN Identifikasi Masalah yang Dihadapi Pemda
Pengamat: Harmonisasi...
Pengamat: Harmonisasi Aturan Dibutuhkan untuk Jaga Daya Tarik Tanjung Sauh
Bea Cukai dan Kodaeral...
Bea Cukai dan Kodaeral IV Batam Gagalkan Penyelundupan 25,9 Ton Pasir Timah
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Linknet Tanam 7.500 Pohon Mangrove di Pulau Dompak Kepri
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Berita Terkini
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved