Profil Guru Ma’Mun, Tokoh Betawi Dikenal Singa Podium yang Diabadikan Jadi Nama Jalan di Jakarta Barat
Minggu, 17 Juli 2022 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Sepetak tanah berhasil dibeli, ketiga ulama tersebut mulai merencanakan pembangunan. Guru Ma’mun juga melakukan pendekatan kepada sejumlah pengusaha untuk perluasan pembelian lahan tanah dan pembangunan sebuah pendidikan madrasah di sekitar lokasi tersebut. Baca juga: Asal Usul Grogol Jakbar, Dulunya Tempat Bermukim Binatang Buas
Usaha Guru Ma’mun berhasil, di mana sejumlah pengusaha mendukung ketiganya. Banyak juga sumbangan moril maupun material masyarakat sekitar yang begitu antusias untuk mendirikan lembaga pendidikan. Akhirnya pada bulan Agustus 1945, terbentuklah sebuah lembaga pendidikan yang diberi nama Madrasah Yayasan Raudhatul Muta’allimin.
Semasa hidupnya, Guru Ma’mun juga sangat menyayangi murid-muridnya. Salah satu usahanya adalah mengusahakan dana pendidikan kepada muridnya agar bisa bersekolah di Timur Tengah. Sejumlah muridnya yang juga menjadi ulama terkenal adalah KH. Abdul Azdhim Suhami, KH. Salim Jaelani dan adiknya, KH. Soleh Jaelani, KH. Sidiq Fauzi, KH. Muchtar Ramli, KH. Abdul Razak Chaidir, KH. Abdur Rasyid dan KH. Abdul Hayyi.
Usaha Guru Ma’mun berhasil, di mana sejumlah pengusaha mendukung ketiganya. Banyak juga sumbangan moril maupun material masyarakat sekitar yang begitu antusias untuk mendirikan lembaga pendidikan. Akhirnya pada bulan Agustus 1945, terbentuklah sebuah lembaga pendidikan yang diberi nama Madrasah Yayasan Raudhatul Muta’allimin.
Semasa hidupnya, Guru Ma’mun juga sangat menyayangi murid-muridnya. Salah satu usahanya adalah mengusahakan dana pendidikan kepada muridnya agar bisa bersekolah di Timur Tengah. Sejumlah muridnya yang juga menjadi ulama terkenal adalah KH. Abdul Azdhim Suhami, KH. Salim Jaelani dan adiknya, KH. Soleh Jaelani, KH. Sidiq Fauzi, KH. Muchtar Ramli, KH. Abdul Razak Chaidir, KH. Abdur Rasyid dan KH. Abdul Hayyi.
(ams)
Lihat Juga :