Rektor Lepas 70 Anggota PMK UNM Gelar Baksos di Mamasa
Jum'at, 15 Juli 2022 - 21:19 WIB
loading...
Rektor UNM, Prof Husain Syam, melepas 70 anggota Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) untuk melaksanakan baksos di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulbar. Foto/Dok UNM
A
A
A
MAKASSAR - Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) , Prof Husain Syam, melepas 70 anggota Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) untuk melaksanakan bakti sosial (baksos) di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulbar.
Pelepasan peserta baksos bertajuk ‘Ikbim Mengabdi: Share, Support, Save’ berlangsung di Pelataran Gedung Menara Pinisi UNM, Jum'at (15/7/2022).
Baca Juga: Rektor UNM Dorong Mahasiswa Peduli Kemanusiaan
Ketua rombongan Pelen Pabisangan melaporkan bahwa kegiatan tersebut, antara lain melakukan renovasi gereja Toraja Mamasa, mengajar di SD dan SMP, penyuluhan pertanian, teknologi dan kesehatan
Rektor UNM , Prof Husain Syam, mengaku banyak hal yang dapat dilakukan sehingga membuat masyarakat tersentuh dan baksos kali ini adalah wujud tri dharma perguruan tinggi. Sehingga peran mahasiswa di masyarakat diharapkan lebih aktif nantinya.
Dikatakannya agar senantiasa menjadi corong, memberikan informasi kepada masyarakat, tunjukkan keteladanan komonitas intelektual anakda.
Pria asal Kanang Kabupaten Polman ini pun berharap peserta baksos juga agar menjaga dan menghargai adat istiadat masyarakat setempat. Ia menyebut budaya dan kearifan lokal perlu tetap dijunjung tinggi di antaranya sipakatau dan sipakalebbi.
Pelepasan peserta baksos bertajuk ‘Ikbim Mengabdi: Share, Support, Save’ berlangsung di Pelataran Gedung Menara Pinisi UNM, Jum'at (15/7/2022).
Baca Juga: Rektor UNM Dorong Mahasiswa Peduli Kemanusiaan
Ketua rombongan Pelen Pabisangan melaporkan bahwa kegiatan tersebut, antara lain melakukan renovasi gereja Toraja Mamasa, mengajar di SD dan SMP, penyuluhan pertanian, teknologi dan kesehatan
Rektor UNM , Prof Husain Syam, mengaku banyak hal yang dapat dilakukan sehingga membuat masyarakat tersentuh dan baksos kali ini adalah wujud tri dharma perguruan tinggi. Sehingga peran mahasiswa di masyarakat diharapkan lebih aktif nantinya.
Dikatakannya agar senantiasa menjadi corong, memberikan informasi kepada masyarakat, tunjukkan keteladanan komonitas intelektual anakda.
Pria asal Kanang Kabupaten Polman ini pun berharap peserta baksos juga agar menjaga dan menghargai adat istiadat masyarakat setempat. Ia menyebut budaya dan kearifan lokal perlu tetap dijunjung tinggi di antaranya sipakatau dan sipakalebbi.
Lihat Juga :