Stagflasi Mengancam, TPID Jabar Rumuskan Langkah Antisipasi
Jum'at, 15 Juli 2022 - 07:23 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, lanjut Yerry, dalam High Level Meeting, dirumuskan sejumlah langkah antisipasi jangka pendek, menengah, dan panjang. Rumusan yang dirancang diharapkan dapat segera terealisasikan dan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi Jabar, termasuk nasional.
Untuk antisipasi jangka pendek, kata Yerry, salah satu langkah yang akan dilakukan adalah memangkas jalur distribusi pangan. Yerry juga mengungkapkan bahwa terdapat tiga persoalan ketahanan pangan, di antaranya ketersediaan, keterjangkauan, dan distribusi.
"Upaya dari Pemda Provinsi Jabar, kita mempunyai dua pusat distribusi pangan, yaitu di Purwakarta dan Cirebon, tapi kita perlu semacam kerja sama regional antarwilayah," sebutnya. Baca juga: Terobosan Pikobar Membawa Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Raih KDI 2021
"Misalnya jika suatu wilayah kekurangan komoditas A, maka wilayah ini kontak ke wilayah B, sehingga ketika ada suatu kebutuhan tidak akan terlalu naik (harganya)," sambung dia.
Menurut Yerry, jika sentra pangan di suatu daerah menghasilkan produk pertanian, tapi didistribusikan dengan jalur yang panjang dan mahal, maka kondisi seperti itu perlu dipersingkat.
"Jangan sampai daerah penghasil malah kesulitan mendapatkan komoditas yang dihasilkan daerahnya sendiri. Sementara daerah lain yang merupakan daerah konsumen mendapat pasokan melimpah," tegas Yerry.
Untuk antisipasi jangka pendek, kata Yerry, salah satu langkah yang akan dilakukan adalah memangkas jalur distribusi pangan. Yerry juga mengungkapkan bahwa terdapat tiga persoalan ketahanan pangan, di antaranya ketersediaan, keterjangkauan, dan distribusi.
"Upaya dari Pemda Provinsi Jabar, kita mempunyai dua pusat distribusi pangan, yaitu di Purwakarta dan Cirebon, tapi kita perlu semacam kerja sama regional antarwilayah," sebutnya. Baca juga: Terobosan Pikobar Membawa Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Raih KDI 2021
"Misalnya jika suatu wilayah kekurangan komoditas A, maka wilayah ini kontak ke wilayah B, sehingga ketika ada suatu kebutuhan tidak akan terlalu naik (harganya)," sambung dia.
Menurut Yerry, jika sentra pangan di suatu daerah menghasilkan produk pertanian, tapi didistribusikan dengan jalur yang panjang dan mahal, maka kondisi seperti itu perlu dipersingkat.
"Jangan sampai daerah penghasil malah kesulitan mendapatkan komoditas yang dihasilkan daerahnya sendiri. Sementara daerah lain yang merupakan daerah konsumen mendapat pasokan melimpah," tegas Yerry.
Lihat Juga :