Buntut Tewasnya Brigadir J, Keluarga Minta Keadilan Hukum
Rabu, 13 Juli 2022 - 11:08 WIB
loading...
A
A
A
Menurut tante korban, Rohani Simanjuntak, semenjak peristiwa Jumat berdarah (8 Juli 2022), pihak keluarga tidak mendapat kabar kalau almarhum meninggal dunia.
Namun, pada saat mau dibawa ke Jambi pakai pesawat pihak keluarga baru mengetahui. Akibatnya, mereka terkejut dan tidak percaya terlebih khususnya orang tua kandung korban.
Dia menambahkan, saat jenazah sampai di bandara Jambi memang ada 6 polisi yang menjemput. Namun, saat akan diserahkan dengan pihak keluarga masih belum bisa diserahterimakan.
"Kami yang menjemput terkejut, karena orang tua kandung korban masih dalam perjalanan dari kampung Sumatera Utara menuju Jambi," ujarnya di Desa Suka Makmur, Kecamatan Bahar, Kabupaten Muarojambi Jambi.
Diberitakan, aksi tembak menembak antara ajudan pejabat tinggi Mabes Polri di rumah singgah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, di Duren Tiga, Jakarta Selatan yang menewaskan Brigpol J atau Nopriansah Yosua Hutabarat karena ditembak Bharada E.
Namun, pada saat mau dibawa ke Jambi pakai pesawat pihak keluarga baru mengetahui. Akibatnya, mereka terkejut dan tidak percaya terlebih khususnya orang tua kandung korban.
Dia menambahkan, saat jenazah sampai di bandara Jambi memang ada 6 polisi yang menjemput. Namun, saat akan diserahkan dengan pihak keluarga masih belum bisa diserahterimakan.
"Kami yang menjemput terkejut, karena orang tua kandung korban masih dalam perjalanan dari kampung Sumatera Utara menuju Jambi," ujarnya di Desa Suka Makmur, Kecamatan Bahar, Kabupaten Muarojambi Jambi.
Diberitakan, aksi tembak menembak antara ajudan pejabat tinggi Mabes Polri di rumah singgah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, di Duren Tiga, Jakarta Selatan yang menewaskan Brigpol J atau Nopriansah Yosua Hutabarat karena ditembak Bharada E.
(msd)
Lihat Juga :