3 Kota di Jawa Timur Mulai Buka Pendaftaran MyPertamina, Mana Saja?
Selasa, 12 Juli 2022 - 17:45 WIB
loading...
Tiga kota di Jawa Timur mulai membuka pendaftaran MyPertamina.Foto/dok
A
A
A
SURABAYA - Pertamina melakukan perluasan pendaftaran subsidi tepat melalui website https://subsiditepat.mypertamina.id. Salah satunya di Kota Madiun, Jawa Timur (Jatim). Pendaftaran subsidi tepat BBM sebelumnya diberlakukan di beberapa Kota dan Kabupaten di Indonesia sejak 1 Juli 2022 lalu.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Deden Mochammad Idhani mengatakan, dari 13 Kota dan Kabupaten yang dilakukan pendaftaran subsidi tepat pada 1 Juli 2022, telah masuk sebanyak lebih dari 79.000 data kendaraan melalui website subsiditepat.mypertamina.id tersebut.
"Dan pada tanggal 11 Juli 2022 dilakukan perluasan pendaftaran subsidi tepat di 37 Kota serta Kabupaten di Indonesia termasuk Kota Madiun, Kota Mojokerto dan Kota Malang di Jawa Timur,” ujar Deden, Selasa (12/7/2022).
Baca juga: Blitar Gempar, Pria Tewas di Sebelah Ular Sanca Kembang 5 Meter
Dia menambahkan, dalam penyaluran BBM bersubsidi yaitu solar dan BBM Penugasan yaitu Pertalite, ditemui banyak fakta penyaluran yang tidak tepat sasaran. Di mana pengguna yang seharusnya tidak berhak ikut mengkonsumsi BBM bersubsidi. "Tentunya ini akan membebani dan mempengaruhi kuota yang harus dipatuhi Pertamina Patra Niaga selaku badan usaha yang ditugaskan," imbuhnya.
Menurutnya, subsidi yang tepat sasaran ini menjadi penting, mengingat Pemerintah sendiri telah berkontribusi besar mengalokasikan dana hingga Rp520 triliun untuk subsidi energi di tahun 2022. Dalam memastikan subsidi energi dapat disalurkan tepat sasaran, Pertamina Patra Niaga harus mematuhi regulasi yang berlaku.
Antara lain, Peraturan Presiden Nomor 191/2014 serta Surat Keputusan (SK) Kepala BPH Migas No. 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020. Lalu Perpres Nomor 191/2014 masih dalam proses revisi untuk penetapan pihak-pihak yang berhak mendapatkan subsidi. “Hal-hal yang terkait segmentasi pengguna, kuota, dan regulasi terkait penyaluran lain akan tertuang dalam regulasi tersebut yang pada saatnya akan diterapkan," ujarnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Deden Mochammad Idhani mengatakan, dari 13 Kota dan Kabupaten yang dilakukan pendaftaran subsidi tepat pada 1 Juli 2022, telah masuk sebanyak lebih dari 79.000 data kendaraan melalui website subsiditepat.mypertamina.id tersebut.
"Dan pada tanggal 11 Juli 2022 dilakukan perluasan pendaftaran subsidi tepat di 37 Kota serta Kabupaten di Indonesia termasuk Kota Madiun, Kota Mojokerto dan Kota Malang di Jawa Timur,” ujar Deden, Selasa (12/7/2022).
Baca juga: Blitar Gempar, Pria Tewas di Sebelah Ular Sanca Kembang 5 Meter
Dia menambahkan, dalam penyaluran BBM bersubsidi yaitu solar dan BBM Penugasan yaitu Pertalite, ditemui banyak fakta penyaluran yang tidak tepat sasaran. Di mana pengguna yang seharusnya tidak berhak ikut mengkonsumsi BBM bersubsidi. "Tentunya ini akan membebani dan mempengaruhi kuota yang harus dipatuhi Pertamina Patra Niaga selaku badan usaha yang ditugaskan," imbuhnya.
Menurutnya, subsidi yang tepat sasaran ini menjadi penting, mengingat Pemerintah sendiri telah berkontribusi besar mengalokasikan dana hingga Rp520 triliun untuk subsidi energi di tahun 2022. Dalam memastikan subsidi energi dapat disalurkan tepat sasaran, Pertamina Patra Niaga harus mematuhi regulasi yang berlaku.
Antara lain, Peraturan Presiden Nomor 191/2014 serta Surat Keputusan (SK) Kepala BPH Migas No. 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020. Lalu Perpres Nomor 191/2014 masih dalam proses revisi untuk penetapan pihak-pihak yang berhak mendapatkan subsidi. “Hal-hal yang terkait segmentasi pengguna, kuota, dan regulasi terkait penyaluran lain akan tertuang dalam regulasi tersebut yang pada saatnya akan diterapkan," ujarnya.
Lihat Juga :