32 Rentetan Gempa Mengguncang Lumajang dalam Waktu 7 Jam

Sabtu, 09 Juli 2022 - 11:14 WIB
loading...
32 Rentetan Gempa Mengguncang...
Gempa bumi bermagnitudo 5,3 kembali mengguncang Kabupaten Lumajang. Foto/BMKG
A A A
MALANG - Dalam kurun waktu sekitar tujuh jam sejak terjadi gempa pertama dengan magnitudo 5,2 pada pukul 03.27 WIB, Sabtu (9/7/2022). Kabupaten Lumajang, sudah diguncang puluhan kali gempa susulan.

Baca juga: Gempa Bermagnitudo 5,3 Kembali Mengguncang Lumajang, Getarannya Dirasakan hingga Malang

Terakhir gempa susulan terbesar, terjadi pukul 09.53 WIB dengan magnitudo 5,3. Titik gempa susulan ini berada di dekat gempa pertama. Pada gempa pertama, pusat gempa berada pada koordinat 9,68 Lintang Selatan (LS), dan 112.89 Bujur Timur (BT).



"Pusat gempa pertama tepatnya berlokasi di laut, pada jarak 175 km arah barat daya Kabupaten Lumajang, pada kedalaman 47 km," ungkapnya. Sementara gempa pada pukul 09.53 WIB, berpusat di laut pada jarat 167 km barat daya Kabupaten Lumajang, dengan kedalaman 10 km.

Baca juga: Viral! Wanita Muda Jadi Janda Baru, Bahagia Pamer Akta Cerai

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Karangkates, Ma'muri menyebutkan, pada pukul 03.27-10.50 WIB, sudah terjadi sebanyak 32 gempa bumi di barat daya Kabupaten Lumajang. "Kami masih terus melakukan analisis terhadap gempa bumi yang terjadi," ujarnya, Sabtu (9/7/2022).

Ma'muri menjelaskan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme oblique naik (oblique-thrust fault).

Baca juga: Asyik Rebahan Tanpa Baju di Kamar Kos, 10 Pasangan Mesum Gelagapan Digerebek Satpol PP

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Karangkates, Kepanjen, Lumajang, Blitar, dengan skala intensitas II MMI, di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

"Masyarakat diimbau agar tetap tenang, dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dan menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Masyarakat juga diminta memeriksa, serta memastikan bangunan tempat tinggalnya cukup tahan gempa, atau tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah," pungkasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Rekomendasi
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Berita Terkini
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved