Rp1 Triliun Anggaran Pengadaan Lahan Rel Kereta di Makassar Terancam Dialihkan

Kamis, 07 Juli 2022 - 19:42 WIB
loading...
Rp1 Triliun Anggaran...
Proyek kereta api Sulsel. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
MAROS - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel tak kunjung menetapkan lokasi stasiun kereta api di wilayah Kota Makassar. Kondisi ini berdampak pada anggaran yang berpotensi dialihkan.

"Jadi saat ini kami dari balai pengelola menunggu penetapan lokasi oleh Gubernur Sulsel. Hal ini sebagai prasyarat untuk masuk ke tahap selanjutnya, yakni appraisal terhadap nilai tanah. Karena hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai penetapan lokasi oleh pemerintah provinsi," ungkap Kepala Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan, Andi Amanna Gappa, Kamis (7/7/2022).

Baca juga:Anggota DPR RI Gagas Program Padat Karya di Depo Perkeretaapian Maros

Dia melanjutkan, kinerja pengadaan tanah untuk pembebasan lahan kereta api juga dinilai lamban. Sehingga dana sebesar Rp1 triliun lebih yang diperuntukkan untuk pembebasan lahan di Kota Makassar, terancam direlokasi atau dialihkan ke tempat lain. Hal itu akan dilakukan kata dia, jika sampai Agustus mendatang belum juga menuai kejelasan.

"Pada saat rapat dengan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), pembahasan ini mengemuka. Kinerja pengadaan tanah di Sulsel ini lambat. Akhirnya kemudian ada wacana, dana pengadaan tanah untuk kebutuhan jalur kereta api ke Makassar di relokasi di tempat lain. Dan kita sudah diingatkan kalau sampai bulan Agustus kemungkinan ketika dana tidak diserap itu akan direlokasi untuk kebutuhan di tempat lain," terang Andi.

Andi juga mengkhawatirkan, jika lokasi untuk pembebasan lahan kereta api yang ada di Makassar tidak kunjung ditetapkan sampai Agustus nanti, maka pembangunan jalur kereta api hanya bisa sampai di wilayah Maros saja.

Baca juga:Duh! Fasum Pemkot Makassar Terdampak Lahan Kereta Api

"Yang jelas gambarannya karena ketersediaan dana tahun ini untuk pengadaan tanah, terus kalau kemudian tidak kita serap maka bisa jadi tahun depan juga belum ada gambaran terkait dengan kelanjutan pembangunan kereta api ke arah Makassar, hanya sampai di Maros," bebernya.

Untuk rencana awal pembebasan lahan kereta api trase Mandai (Maros)-Parangloe (Makassar) sendiri, diketahui sepanjang kurang lebih 6 kilometer. Sementara untuk wilayah Makassar menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sekitar 3-4 kilometer.

Berbagai upaya pun telah dilakukan oleh pihak Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi selatan, namun hingga kini belum juga menuai kejelasan terkait penetapan lokasi.

"Kami sudah secara intensif berdiskusi dengan pemprov termasuk dengan tim yang ditunjuk oleh pemerintah provinsi terkait adanya aspirasi dari pemerintah kota Makassar. Sekarang bolanya sudah bukan di kami, bolanya sudah di pemerintah provinsi untuk mengambil keputusan antara ini ditetapkan atau tidak ditetapkan," tambahnya.

Baca juga:7 Stasiun Kereta Api di Sulsel Ditarget Rampung pada Juli 2022

Setelah penetapan lokasi lanjut Andi, pihaknya baru kemudian bisa melakukan upaya pembebasan lahan yang dinilai oleh tim appraisal.

"Penetapan lokasi adalah penetapan luasan jalur yang akan dibebaskan, jadi setelah itu ditetapkan oleh pemerintah provinsi tahapan selanjutnya kami lakukan appraisal, setelah dikeluarkan baru kita lakukan pembayaran, tapi pemerintah provinsi belum ditetapkan, itu kewenangan provinsi karena melintas kabupaten kota," pungkasnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Libur Nataru, 40.300...
Libur Nataru, 40.300 Penumpang Berangkat dari Stasiun Daop 1 Jakarta
Listrik Stasiun Manggarai...
Listrik Stasiun Manggarai Padam, Lift Tidak Bisa Dioperasikan
Stasiun Manggarai Mendadak...
Stasiun Manggarai Mendadak Gelap, Listrik Padam
Revitalisasi Stasiun...
Revitalisasi Stasiun Tanah Abang Rampung, KAI Commuter Ubah Pola Operasi Peron Kedatangan dan Keberangkatan
Bawa Bom di KA Gajayana,...
Bawa Bom di KA Gajayana, Terduga Teroris Diciduk di Stasiun Solo Balapan
Viral Tarif Parkir Mahal...
Viral Tarif Parkir Mahal di Stasiun Cimekar, Sekda Kota Bandung: Harus Ditertibkan!
Penjualan Tiket Kereta...
Penjualan Tiket Kereta di Long Weekend Capai 685.933, Ini 10 Stasiun dengan Keberangkatan Tertinggi
Drone Rusia Serang Stasiun...
Drone Rusia Serang Stasiun Kereta Ukraina Telan Korban Jiwa, Zelensky Sebut Biadab
10 Stasiun Metro Terdalam...
10 Stasiun Metro Terdalam di Dunia, Salah Satunya di Pyongyang Mencapai 110 Meter
Rekomendasi
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
1,2 Juta Suporter Datang,...
1,2 Juta Suporter Datang, NYPD Khawatir Perdagangan Seks Meledak di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved