Membanggakan! Anak Nelayan dari Ujung Utara Indonesia Resmi Dilantik Jadi Polisi

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:20 WIB
loading...
Membanggakan! Anak Nelayan dari Ujung Utara Indonesia Resmi Dilantik Jadi Polisi
Bripda Ocwin Yoel Papuarenda, usai prosesi pelantikan sebagai anggota Polri. Foto/MPI/Subhan Sabu
A A A
MANADO - Kisah membanggakan datang dari anak nelayan pulau terluar Indonesia. Ocwin Yoel Papuarenda, dengan segala keterbatasan yang dihadapinya, anak nelayan ini mampu mewujudkan mimpinya sebagai anggota polisi.

Baca juga: Kisah Febrian Kagiling, Anak Nelayan Pulau Terluar di Sulut Dilantik Jadi Polisi

Anak nelayan asal Miangas, pulau yang ada di ujung utara wilayah Indonesia ini, resmi dilantik sebagai Bhayangkara Negara, dengan pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda), Kamis (7/7/2022).



Pemuda yang akrab disapa Ocwin tersebut, dilantik bersama 308 siswa lainnya oleh Kapolda Sulut, Irjen Pol. Mulyatno melalui Upacara Penutupan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I Tahun 2022, di Lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulut, Karombasan, Manado.

Baca juga: Tegas! Cucu Pendiri NU Minta Polisi Segera Tangkap Anak Kiai Jombang Buron Pencabulan Santriwati

Saat dihampiri ayah dan ibunya, Sinyo Papuarenda dan Martince Monggesang, Ocwin langsung memeluk erat-erat keduanya sambil berlinang air mata. Ocwin lalu memberikan hormat, dan bersujud di kaki ibu tercinta, sebagai wujud bakti dan terima kasih atas doa restu.

Ocwin mengungkapkan rasa syukur dan bangga, karena berhasil mewujudkan cita-citanya sejak kecil. "Dari lubuk hati terdalam, saya sangat bersyukur kepada Tuhan. Karena atas anugerah-Nya, saya bisa mewujudkan cita-cita menjadi polisi," ungkapnya.

"Saya bersyukur dan bangga, karena berasal dari keluarga kurang mampu. Ayah saya seorang nelayan dan ibu saya ibu rumah tangga biasa. Tetapi saya diberi anugerah Tuhan, lulus menjadi polisi," ujar bintara remaja kelahiran Miangas, 17 Oktober 2003 ini.

Baca juga: Jelang Kedatangan Presiden Jokowi, Warga Medan Bahagia Kawasan Langganan Banjir Rob Diperbaiki

Lebih lanjut Ocwin mengatakan, usaha untuk mewujudkan cita-citanya sebagai polisi tersebut, tak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi dirinya tinggal di pulau terluar. Di antaranya jaringan internet di Miangas yang tidak stabil, sehingga butuh proses lama saat mendaftar online.

"Tetapi kendala itu teratasi dengan bantuan Polsek Miangas, yang meminjamkan komputer berakses jaringan internet. Jadi saya mendaftar online di kantor Polsek Miangas, walaupun harus menunggu hingga dini hari," kenangnya.

Selain itu, sambung Ocwin, sarana transportasi juga sempat menjadi kendala baginya saat akan mengikuti seleksi tahap awal di Polres Kepulauan Talaud, yang berada di Melonguane.

Baca juga: Drama 3 Jenderal Polisi Gagal Tangkap Anak Kiai Jombang Buron Pencabulan Santriwati, Ini Penegasan Wakapolda Jatim

"Jarak Miangas-Melonguane itu sangat jauh. Naik kapal laut selama sekitar 12 jam, apalagi kalau ombak tinggi, bisa lebih lama. Tetapi saya tidak putus asa demi meraih cita-cita," tutur lulusan SMK Negeri 2 Nanusa, tahun 2021 ini.

Selama lima bulan menjalani pendidikan di SPN Polda Sulut, Ocwin mengaku menjalaninya dengan hati yang penuh sukacita. "Saya menyadari, yang namanya pendidikan pembentukan itu tidak ada yang serba enak. Saya jalani dengan hati senang, karena sekeras apapun pendidikan, tetapi tujuannya adalah untuk membentuk saya dan teman-teman agar menjadi polisi yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan)," ucapnya.

Membanggakan! Anak Nelayan dari Ujung Utara Indonesia Resmi Dilantik Jadi Polisi


Kini setelah menyandang pangkat Bripda, Ocwin pun bertekad akan menjadi polisi yang baik dan jujur. "Saya akan bertugas dengan baik supaya bisa mengangkat martabat keluarga, terlebih bisa mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan negara," harapnya.

Baca juga: Mencekam! Detik-detik Penangkapan Anak Kiai Buron Dugaan Pencabulan: 1 Polisi Terluka, 8 Truk Massa Diamankan

Ocwin juga mengajak generasi muda terutama yang berasal dari pulau-pulau terluar yang akan mendaftar calon anggota Polri, agar mempersiapkan diri dengan baik. "Kepada teman-teman khususnya yang dari pulau-pulau terluar maupun wilayah perbatasan, jika ingin menjadi polisi agar mempersiapkan diri sejak awal dengan sebaik-baiknya. Tetap semangat, seleksi masuk polisi tidak dipungut biaya," tegasnya.

Sementara itu ayah Ocwin, Sinyo Papuarenda merasa sangat bersyukur atas keberhasilan anak semata wayangnya tersebut. "Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, setelah bersusah payah akhirnya anak saya bisa jadi polisi. Ini suatu kebanggaan tersendiri bagi keluarga, Ocwin bisa menjadi abdi negara. Semoga Ocwin jadi polisi yang baik, menghormati atasan dan juga sesama teman, terlebih takut akan Tuhan," tutupnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3821 seconds (11.210#12.26)