Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Tuding Oknum BPN Wajo Jadi Mafia Tanah

Rabu, 06 Juli 2022 - 06:30 WIB
loading...
Ganti Rugi Lahan Belum...
Warga mencurigai adanya mafia tanah dalam dalam ganti rugi lahan Bendungan Paselloreng, Kabupaten Wajo. Foto/Ilustrasi
A A A
WAJO - Sejumlah warga yang terdampak pembangunan Bendungan Paselloreng, Kabupaten Wajo , kembali mempersoalkan pembayaran ganti rugi lahan yang belum tuntas. Ada 42 hektar (ha) lahan milik warga yang belum dibayar.

Salah seorang warga Kecamatan Gilireng, Satria Arianto, bahkan menduga persoalan itu ditengarai akibat adanya oknum dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Wajo yang menjadi mafia tanah dalam ganti rugi lahan tersebut.

Baca Juga: Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Terdampak Pembangunan Bendungan Paselloreng

Sebab sampai sejauh ini warga belum mendapat kepastian kapan tanah yang berada areal genangan maupun greenbelt dapat dibayarkan.

"Keterlambatan pembayaran tanah masyarakat dicurigai karena adanya mafia tanah dibalik pembebasan lahan proyek strategis nasional itu. Mencari keuntungan di dalamnya," ujarnya, Selasa (5/7/2022).

Menurut Satria, berdasarkan informasi yang ia dapat, ada keluarga dari oknum pejabat dari BPN Kabupaten Wajo yang turut serta mendapat ganti rugi lahan. Anehnya sebab mereka bukan penduduk asli.

"Ini ada permainan, ada keluarga oknum BPN menerima pembebasan lahan, namun bukan penduduk asli, tanah yang ia miliki juga tidak dibeli, kan kelihatan ada kejanggalan di situ," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Massa Aksi Geruduk BPN...
Massa Aksi Geruduk BPN Jaktim, Desak Berantas Mafia Tanah
Nusron Wahid: Mafia...
Nusron Wahid: Mafia Tanah sampai Kiamat Kurang 2 Hari Tetap Ada
Polisi Bongkar Praktik...
Polisi Bongkar Praktik Mafia Tanah di Tanah Laut yang Rugikan Korban Rp52 Miliar
Mantan Kepala BPN Lampung...
Mantan Kepala BPN Lampung Selatan dan PPAT Ditahan di Kasus Sertifikat Tanah
Gelar Demo, PMII Kaltim...
Gelar Demo, PMII Kaltim Minta Kejagung Usut Dugaan Mafia Tanah Aset Pemkab Kutai Timur
Dampingi Transmigran...
Dampingi Transmigran Korban Konflik Agraria, LBH Ansor Endus Ada Mafia Tanah
65 Ribu Lahan Musnah,...
65 Ribu Lahan Musnah, Nusron Peringatkan Aksi Mafia Tanah di Sumatera dan Aceh
Menteri ATR Nusron Wahid...
Menteri ATR Nusron Wahid Klaim Selamatkan Aset Rp23 Triliun dari Mafia Tanah
Nusron Wahid Bicara...
Nusron Wahid Bicara Potensi JK Menang di Sengketa Lahan: 70 Persen tapi Nggak Menjamin
Rekomendasi
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Berita Terkini
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved