Kampanye Kelestarian Laut, WNA Inggris Bersama Pria Sumba Keliling Bali Pakai Papan Paddle

Sabtu, 02 Juli 2022 - 16:21 WIB
loading...
Kampanye Kelestarian Laut, WNA Inggris Bersama Pria Sumba Keliling Bali Pakai Papan Paddle
Mike Brumby, WNA asal Inggris, bersama Lukas Gallu asal Sumba, NTT, keliling Bali dengan mengarungi laut menggunakan papan paddle. Foto/iNews TV/Ketut Catur Kusumaningrat
A A A
DENPASAR - Mike Brumby Warga Negara Asing (WNA) asal Inggris, bersama Lukas Gallu asal Sumba, NTT, melakukan perjalanan luar biasa. Keduanya mengarungi lautan untuk mengelilingi Pulau Bali, menggunakan papan paddle.

Baca juga: Menparekraf: Oceanman Bali 2022 Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pembukaan Lapangan Kerja

Tak sekedar mendayung papan paddle, dan menghadapi ganasnya ombak. Keduanya juga membawa misi untuk mengkampanyekan pelestarian laut, selama mengarungi derasnya ombak samudera di seputaran Pulau Bali.



Keduanya juga berupaya mempromosikan pariwisata Bali, melalui aksinya mendayung papan paddle. "Berbagai persiapan telah dilakukan, untuk menjalani perjalanan mengarungi lautan tersebut," ujat Mike Brumby.

Baca juga: Mengharukan! Jenderal Bintang 3 Kostrad Lepas Pratu Anumerta Beryl Kholif ke Peristirahatan Abadi

Aksi perjalanan mengelilingi Pulau Bali, menggunakan papan paddle ini, juga akan didedikasikan oleh keduanya untuk memecahkan rekor Muserum Rekor Indonesia (MURI), dan Guiness World Records sebagai orang pertama yang berkeliling Pulau Bali, menggunakan papan paddle.

Mike Brumby dan Lukas Gallu harus berkeliling sepanjang laut Bali sejauh 450 km, dimulai dari Pantai Sanur Denpasar. Rencananya, aksi ini akan dilakukan selama 16 hari. Setiap hari, keduanya akan mendayung selama 5-6 jam.

Baca juga: Bangunan Sekolah 3 Lantai di Palembang Ambruk, Pekerja Tewas Tertimpa Reruntuhan

"Melalui aksi keliling Bali, dengan menggunakan papan paddle yang diberinama The Bali Island Paddle tersebut, bertujuan mengkampanyekan kelestarian laut, dan pariwisata Bali," tegas Lukas Gallu.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2064 seconds (11.252#12.26)