Dugaan Marak Pungli, Perindo Kabupaten Cirebon Buka Kotak Suara Pengaduan PPDB
Jum'at, 01 Juli 2022 - 12:07 WIB
loading...
Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Cirebon, Ibnu Saechu mengatakan, dugaan kuat maraknya praktek pungutan liar dalam PPDB mengundang keprihatinan semua pihak. Foto/MPI/Nur Khabibi
A
A
A
CIREBON - Memasuki tahun ajaran baru, peserta didik dan orang tua akan berjuang untuk mendapatkan kursi di sekolah favorit di masing-masing daerah. Mereka pun akan disibukkan dengan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Momen tersebut kadangkala dimanfaatkan oleh oknum-oknum untuk mendapatkan keuntungan yang lebih. Salah satunya dengan mengadakan pungutan liar (pungli) dalam pelaksanaan PPDB.
Baca juga: Anggota DPRD Jabar dari Perindo Sosialisasikan Perda PMI di Cirebon
Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Cirebon, Ibnu Saechu mengatakan, dugaan kuat maraknya praktek pungutan liar dalam PPDB mengundang keprihatinan semua pihak.
Sekolah yang harusnya dijadikan tempat membangun moral dan karakter siswa diciderai praktek yang justru mencoreng wajah dunia pendidikan.
Momen tersebut kadangkala dimanfaatkan oleh oknum-oknum untuk mendapatkan keuntungan yang lebih. Salah satunya dengan mengadakan pungutan liar (pungli) dalam pelaksanaan PPDB.
Baca juga: Anggota DPRD Jabar dari Perindo Sosialisasikan Perda PMI di Cirebon
Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Cirebon, Ibnu Saechu mengatakan, dugaan kuat maraknya praktek pungutan liar dalam PPDB mengundang keprihatinan semua pihak.
Sekolah yang harusnya dijadikan tempat membangun moral dan karakter siswa diciderai praktek yang justru mencoreng wajah dunia pendidikan.
Lihat Juga :