KPH, BBKSDA dan FFI Sosialisasi Program Pelestarian Hutan di Rongkong
Kamis, 30 Juni 2022 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
Keberlangsungan kehidupan spesies-spesies tersebut, kata dia, sangat bergantung dari peran semua pihak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar kawasan tersebut.
Fardi menambahkan, keberadaaan program pelestarian ekosistem ini diharapkan berkontribusi guna memastikan keberlangsungan hidup keanekaragaman hayati melalui pengelolaan kawasan secara kolaboratif tanpa mengenyampingkan usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Melalui sosialisasi program ini, kami harap bisa mendapatkan masukan dari para pihak untuk pencapaian tujuan dan sasaran program, dengan menyelaraskan antara pelestarian hutan sebagai habitat beragam spesies dengan usaha peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” harap Fardi.
Sementara itu, Camat Rongkong Sofyan Tandi Siolanan, sangat mengapresiasi dan ikut mendukung Program Pelestarian Ekosistem Hutan Pegunungan Gandang Dewata.
“Sejak sosialisasi program yang sama dilakukan di tingkat kabupaten beberapa waktu yang lalu, saat itu juga saya sering mengimbau masyarakat untuk tidak lagi melakukan perburuan, khususnya Anoa,” kata Sofyan.
Ia mengatakan program tersebut sangat bagus dikembangkan. Namun, lanjut dia, perlu ada penambahan program yang sama di desa yang lain.
Fardi menambahkan, keberadaaan program pelestarian ekosistem ini diharapkan berkontribusi guna memastikan keberlangsungan hidup keanekaragaman hayati melalui pengelolaan kawasan secara kolaboratif tanpa mengenyampingkan usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Melalui sosialisasi program ini, kami harap bisa mendapatkan masukan dari para pihak untuk pencapaian tujuan dan sasaran program, dengan menyelaraskan antara pelestarian hutan sebagai habitat beragam spesies dengan usaha peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” harap Fardi.
Sementara itu, Camat Rongkong Sofyan Tandi Siolanan, sangat mengapresiasi dan ikut mendukung Program Pelestarian Ekosistem Hutan Pegunungan Gandang Dewata.
“Sejak sosialisasi program yang sama dilakukan di tingkat kabupaten beberapa waktu yang lalu, saat itu juga saya sering mengimbau masyarakat untuk tidak lagi melakukan perburuan, khususnya Anoa,” kata Sofyan.
Ia mengatakan program tersebut sangat bagus dikembangkan. Namun, lanjut dia, perlu ada penambahan program yang sama di desa yang lain.
Lihat Juga :