Rumahnya Hancur Akibat Abrasi, 387 Jiwa di Pesisir Amurang Masih Hidup di Pengungsian
Kamis, 30 Juni 2022 - 11:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Terlibat Serangan Brutal, 3 Anggota PSHT Ditetapkan sebagai Tersangka
"Jangka panjang kita menyediakan logistik (bantuan). Jadi tak hanya di tempat pengungsian saja, tapi ketika mereka menempati tempat hunian sementara juga akan kami sediakan logistiknya," imbuh Thorie.
Pada 15 Juni 2022, abrasi yang terjadi di kawasan pantai menyebabkan kerusakan rumah warga dan fasilitas umum di Kelurahan Bitung, serta Kelurahan Uwuran Satu, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan.
Baca juga: Kisah Aipda Nasaruddin, Bhabinkamtibmas yang Ajarkan Mengaji Gratis untuk Anak-anak
Hingga Rabu (22/6/2022), abrasi yang terjadi di wilayah tersebut tercatat telah menyebabkan 61 rumah rusak, serta mengakibatkan kerusakan jembatan, jalan, fasilitas penyediaan air minum, penginapan, kafe, dan tempat wisata. Warga yang rumahnya terkena dampak abrasi sebagian masih mengungsi, termasuk di antaranya 18 bayi, 34 balita, empat ibu hamil, dan 42 warga lanjut usia.
"Jangka panjang kita menyediakan logistik (bantuan). Jadi tak hanya di tempat pengungsian saja, tapi ketika mereka menempati tempat hunian sementara juga akan kami sediakan logistiknya," imbuh Thorie.
Pada 15 Juni 2022, abrasi yang terjadi di kawasan pantai menyebabkan kerusakan rumah warga dan fasilitas umum di Kelurahan Bitung, serta Kelurahan Uwuran Satu, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan.
Baca juga: Kisah Aipda Nasaruddin, Bhabinkamtibmas yang Ajarkan Mengaji Gratis untuk Anak-anak
Hingga Rabu (22/6/2022), abrasi yang terjadi di wilayah tersebut tercatat telah menyebabkan 61 rumah rusak, serta mengakibatkan kerusakan jembatan, jalan, fasilitas penyediaan air minum, penginapan, kafe, dan tempat wisata. Warga yang rumahnya terkena dampak abrasi sebagian masih mengungsi, termasuk di antaranya 18 bayi, 34 balita, empat ibu hamil, dan 42 warga lanjut usia.
(eyt)
Lihat Juga :