Urus PPDB 2020, Ratusan Orang Tua di Bukittinggi Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Kamis, 25 Juni 2020 - 15:12 WIB
loading...
Urus PPDB 2020, Ratusan...
Warga berdesakan di kantor Disdukcapil Bukittinggi. Mereka mengurus dokumen kependudukan untuk memenuhi persyaratan PPDB 2020. Foto/INEWSTv/Wahyu Sikumbang
A A A
BUKITTINGGI - Ratusan orang tua siswa memadati kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, untuk mengurus persyaratan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020, Kamis (25/6/2020).

Ramainya orang tua siswa mengurus persyaratan di waktu bersamaan, menyebabkan kerumunan. Sayangnya, mereka tak mematuhi protokol kesehatan untuk mengantisipasi penularan virus Corona (COVID-19). (BACA JUGA: Direktur, 2 Dokter dan 25 Tenaga Medis RSUD Buton Positif COVID-19 )

Warga yang mengurus legalisir berkas-berkas untuk memenuhi persyaratan PPDB 2020 itu, mengantre dan berdesakan di loket. Tak sedikit dari mereka yang tidak mengenakan masker. (BACA JUGA: Pasien Positif COVID-19 Asal Asahan Meninggal Dunia )

Sementara di kantor Disdukcapil Bukittinggi juga tidak terlihat sarana untuk mencuci tangan dan protokol kesehatan lainnya. Misalnya, penepatan tempat duduk yang menerapkan jaga jarak fisik dan sosial. (BACA JUGA: Usai Reaktif di Rapid Test, Kakek AM Warga Lampung Barat Meninggal )

Dedi, warga Mandiangin, Bukittinggi, salah satu orang tua siswa mengatakan, pengurusan persyaratan anaknya masuk SMA sudah makan waktu tiga hari sejak Selasa (23/6/2020) lalu.

Namun hingga Kamis siang, berkas yang diperlukan belum selesai sehingga Dedi tak dapat mendaftarkan anaknya ke sekolah.

"Saya ke sini melegalisir untuk syarat anak masuk sekolah. Harus dilegalisir untuk syarat anak masuk SMA. Jadi harus diperbarui semua, mulai dari KK, KTP, KK. Yang lama harus diganti," kata Dedi.

Sementara itu, petugas Disdukcapil Kota Bukittinggi mengemukakan, peningkatan jumlah pemohon untuk melegalisir dokumen identitas sudah terjadi sejak dua pekan lalu. Rata-rata pemohon mencapai 500 orang per hari.

Kondisi berbeda terihat di SMPN 5 Bukittinggi, pusat PPDB 2020 tingkat SMP. Sekolah terlihat sepi. Hanya ada beberapa orang tua siswa yang datang mendaftarkan anaknya masuk sekolah.

Salah seorang panitia PPDB SMP Bukittinggi Suarmi mengatakan, sepinya orang tua siswa yang mendaftar diduga karena tidak tahu dan kurangnya sosialisasi jadwal PPDB.

"Dari 22 sampai 26 Juni, penerimaan siswa yang sistem zonasi untuk hari ini ada 13 sekolah. Masih banyak yang belum mendaftar. Entah nggak tau, atau bagaimana. Mungkin para orang tua kurang dapat sosialisasi jadi nggak tau jadwal," ujar Suarmi.

Diketahui, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat mulai membuka penerimaan PPDB tahun pelajaran 2020-2021 menerapkan sistem zonasi. Melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Sumbar, pendaftaran sudah dimulai sejak 22 juni 2020.

Tahun ini pemerintah lebih ketat dalam menerapkan sistem zonasi. Setiap sekolah harus menampung siswa di sekitar sekolah maksimal 50 persen. Sehingga, penerimaan siswa tidak lagi berdasarkan nilai. Hari pertama sekolah tingkat SMA akan dimulai pada 13 Juli 2020.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 5,2...
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Agam Sumatra Barat
5 Kali Gempa Dangkal...
5 Kali Gempa Dangkal Guncang Solok Selatan Sumbar, Berpusat di Darat
AKPI Distribusikan Bantuan...
AKPI Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana Sumbar
Prabowo Tiba di Sumbar,...
Prabowo Tiba di Sumbar, Kembali Tinjau Penanganan Bencana dan Pemulihan Infrastruktur
Pemprov Sumbar Perpanjang...
Pemprov Sumbar Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 22 Desember 2025
Pengungsi Korban Bencana...
Pengungsi Korban Bencana Sumbar Terserang 10 Jenis Penyakit, ISPA Terbanyak
Lagi, Abu Janda Diadukan...
Lagi, Abu Janda Diadukan ke Bareskrim soal Pernyataan Sumbar Intoleran dan Barbar
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Jalur Pendaftaran dan...
Jalur Pendaftaran dan Jadwal Penting SPMB Jawa Timur 2026
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved