Letusan Gunung Merapi Hancurkan Kerajaan Mataram Kuno

Rabu, 29 Juni 2022 - 06:45 WIB
loading...
Letusan Gunung Merapi...
Letugas Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta menghancukan Kerajaan Mataram Kuno.Foto/dok
A A A
Riwayat Kerajaan Mataram di ibu kota Medang di Jawa Tengah hancur akibat letusan gunung berapi. Kehancuran ini konon diduga akibat letusan Gunung Merapi yang berdiri megah di berbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Akibatnya, pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno di Jawa Tengah hancur. Mpu Sindok pun menjadi raja Mataram yang memerintah di Jawa Timur. Hal ini terjadi setelah pemindahan pusat kerajaan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Sebagaimana diketahui, pemerintahan Raja Rakai Sumba Dyah Wawa di Mataram berakhir dengan tiba - tiba.

Baca juga: Kisah Terbunuhnya Anusapati oleh Putra Ken Arok di Lokasi Sabung Ayam

Lenyapnya pemerintahan Mataram di Jawa Tengah tak lain karena adanya letusan gunung berapi yang mengubur ibu kota kerajaan. Hal ini dikutip dari buku "Airlangga : Biografi Raja Pembaru Jawa Abad XI" dari Ninie Susanti.

Pada saat itu letusan dahsyat gunung berapi menjadikan sebagian puncak gunung lenyap dan terjadi pergeseran lapisan tanah ke arah barat daya. Akibatnya, terjadi lipatan yang antara lain membentuk pada lempengan Pegunungan Menoreh.

Letusan yang disertai gempa bumi, banjir lahar hujan abu, dan batu - batuan sangat mengerikan. Fenomena ini bahkan sampai menerjang kawasan ibu kota Medang, Kerajaan Mataram. Bencana ini pun merusak ibu kota Medang dan banyak daerah permukiman di Jawa Tengah. Hal ini yang menjadi alasan utama perpindahan ibu kota Kerajaan Mataram dari Medang ke Tamwlang di wilayah Kanuruhan, yang terletak di Jawa Timur.

Sesuai dengan landasan kosmogoni kerajaan, maka kerajaan baru itu dianggap sebagai dunia baru, dengan tempat - tempat pemujaan yang baru dan diperintah oleh dinasti baru pula. Sebab itu, walaupun Mpu Sindok sebenarnya masih berasal dari Dinasti Sailendra, sesuai kedudukannya sebelumnya sebagai Rakai Halu dan Rakai Hino, pada masa pemerintahan Rakai Layang dan Rakai Sumba Dyah Wawa. Namun ia dianggap sebagai pendiri dinasti baru, yakni Dinasti Isana.

Namun bisa juga perpindahan pusat kerajaan diartikan agak berbeda dengan sekedar bencana alam yang terjadi sebagai sebab satu - satunya. Sebagaimana diketahui, perkembangan kehidupan perekonomian sangat memerlukan sarana dan sumber daya yang lebih memadai.

Letak Mataram yang semula ada di daerah pedalaman dengan sumber day alam terbatas sangat menggangu proses pengembangan perekonomian. Jauhnya pusat kerajaan dengan pusat perdagangan yang umumnya terletak di tepi pantai (bandar) menjadi kendala dalam menjawab tantangan pola pedagang emporia, yang berskala internasional dan sedang berkembang saat itu.

Kendala berikutnya adalah tidak banyak sungai - sungai besar yang dapat dilayari untuk membawa barang dagangan dari bandar di pelabuhan ke daerah pedalaman atau sebaliknya, untuk membawa barang dagangan dari pedalaman untuk ditukarkan atau diperdagangkan pada pasar internasional di pelabuhan.

Perpindahan pusat pemerintahan yang terjadi jelas telah direncanakan dengan matang. Namun demikian, apabila terjadi letusan gunung berapi yang merusak, ini hanya suatu pemicu dari perpindahan tersebut.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,5 Km
Ngeri! Penampakan Gunung...
Ngeri! Penampakan Gunung Merapi Muntahkan 2 Kali Awan Panas Wedus Gembel
Tiga Kali Erupsi, Aktivitas...
Tiga Kali Erupsi, Aktivitas Vulkanik Gunung Dukono Masih Tinggi
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Pangeran Sambernyawa...
Pangeran Sambernyawa Pimpin Pasukannya dengan Semboyan Tiji Tibeh, Bikin Belanda Kocar-kacir
Banjir Lahar di Magelang:...
Banjir Lahar di Magelang: 2 Orang Tewas, Dua Lainnya Masih Hilang
3 Orang Jadi Tersangka...
3 Orang Jadi Tersangka Tambang Ilegal Lereng Gunung Merapi
Misteri Para Penjaga...
Misteri Para Penjaga Gunung Merapi, Fenny Rama Ungkap Sosok-Sosok Gaib yang Berperan!
Menhut-Menteri Iklim...
Menhut-Menteri Iklim Norwegia Kunjungi TN Gunung Merapi, Tanam Pohon hingga Coba Produk Hasil Hutan
Rekomendasi
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
Merawat Warisan Sang...
Merawat Warisan Sang Maestro, Musisi Muda Bersatu dalam Konser Tribute 'Pesta Cinta' Elfa Secoria
Berita Terkini
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Infografis
Pakistan Hancurkan Gudang...
Pakistan Hancurkan Gudang Rudal BrahMos Kebanggaan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved