Cegah Penyakit Mulut dan Kuku Meluas, Ratusan Ternak di Garut Diobati

Minggu, 26 Juni 2022 - 06:29 WIB
loading...
Cegah Penyakit Mulut dan Kuku Meluas, Ratusan Ternak di Garut Diobati
Bantuan pengobatan terhadap hewan ternak di Garut untuk mencegak meluasnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Foto/Ist
A A A
GARUT - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak perlu penanganan yang cepat dan efektif. Seperti di Garut, Jawa Barat yang jumlah hewan ternak terpapar cukup tinggi.

Penyakit ini disebabkan oleh apthovirus yang menyerang hewan ternak seperti kerbau, sapi, unta, domba, hingga jambing. Tingginya angka penyebaran wabah PMK menyebabkan para peternak merugi karena mengakibatkan hewan ternak kehilangan berat badan permanen dan kematian pada hewan yang masih muda.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Tenaga Kesehatan Tangani PMK

Serangan PMK di Garut di antaranya terjadi di Kecamatan Sukawening di mana sebanyak 250 ekor hewan ternak terpapar, Wanaraja 800 ekor, Pangatikan 578 ekor, Sicunarajan 180 ekor, serta Karangpawitan 400 ekor.

Perkiraan jumlah yang terpapar tersebut sangat fluktuatif, lantaran adanya penambahan kasus hewan yang baru terpapar, mati ataupun sudah sembuh.

Guna meringankan beban peternak, tim DNA Foundation membantu memberikan pengobatan pada lebih dari 500 ekor hewan ternak di 3 wilayah Garut yaitu Kecamatan Sukawening, Pangatikan dan Karangpawitan

Selain pengobatan, juga diberikan bahan desinfektan organik murni sebagai bahan desinfeksi kandang. Bahan desinfektan organik tersebut bermanfaat untuk menghambat penyebaran virus PMK agar tidak bertambah.

Baca juga: Epidemiologis Nilai Tepat Kebijakan Penanganan PMK Pemerintah

Tim juga melakukan penyuluhan cara perawatan hewan ternak dalam penanganan PMK secara mandiri serta menyemprotkan desinfektan ke kandang ternak.

“Peternak kaget datangnya wabah penyakit PMK, apalagi akan menjelang Hari Raya Idul Adha padahal bisa dijadikan sumber penghasilan dari usaha mereka. Kami sangat berterima kasih dengan bantuan ini yang sudah membantu para peternak yang terdampak wabah PMK ini,“ kata Umar, salah satu peternak Garut, Sabtu (25/6/2022).



Sementara Sigit, dari DNA Foundation berharap dengan adanya bantuan ini mampu meringankan beban peternak dan mendukung program penanganan PMK oleh pemerintah.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1841 seconds (11.252#12.26)