Vision+ Semarakkan Ubud Food Festival 2022 Lewat Once Upon a Time in Chinatown
Sabtu, 25 Juni 2022 - 23:04 WIB
loading...
A
A
A
Clarissa Tanoesoedibjo menjelaskan, dalam Ubud Food Festival 2022 ini, Vision+ sengaja menghadirkan sejumlah dokumenter tentang kekayaan kuliner nusantara, melalui tayangan "Once Upon a Time in Chinatown".
![Vision+ Semarakkan Ubud Food Festival 2022 Lewat Once Upon a Time in Chinatown]()
"Harapannya, kita terus dapat memberikan dukungan terhadap perkembangan budaya kuliner nusantara seperti yang telah dilakukan Ubud Food Festival. Kebetulan di Vision+ memang ada chanel khusus kuliner," ujar Clarissa Tanoesoedibjo
Sementara Lukman Sardi mengungkapkan, kegiatan Ubud Food Festival sangat seru. Keterlibatan Vision+ di Ubud Food Festival ini, karena dokumenter "Once Upon a Time in Chinatown", turut ditayangkan di acara ini.
Baca juga: Menyusul di Jakarta, Holywings Manado juga Digeruduk Anggota Ormas Adat LMI
"Dokumenter Once Upon a Time in Chinatown menceritakan kultur kuliner kita, dan ini sangat pas kalau ditayangkan di Ubud Food Festival. Dokumentasi ini menunjukkan kuliner kita luar biasa banget. Kuliner kita tak sekedar makanan, namun ada cerita, sejarah, dan perbaduan budaya," ungkap Lukman Sardi.
Hal senada juga diungkapkan Zack Lee. Menurutnya, makanan itu menyatukan semua orang. Apapun ras, agama, dan negaranya, makanan dapat menyatukan semua perbedaan. "Melalui dokumenter Once Upon a Time in Chinatown ini, aku mau menyampaikan melalui makanan bisa saling mengasihi, dan berkumpul sebagai umat manusia," terangnya.

"Harapannya, kita terus dapat memberikan dukungan terhadap perkembangan budaya kuliner nusantara seperti yang telah dilakukan Ubud Food Festival. Kebetulan di Vision+ memang ada chanel khusus kuliner," ujar Clarissa Tanoesoedibjo
Sementara Lukman Sardi mengungkapkan, kegiatan Ubud Food Festival sangat seru. Keterlibatan Vision+ di Ubud Food Festival ini, karena dokumenter "Once Upon a Time in Chinatown", turut ditayangkan di acara ini.
Baca juga: Menyusul di Jakarta, Holywings Manado juga Digeruduk Anggota Ormas Adat LMI
"Dokumenter Once Upon a Time in Chinatown menceritakan kultur kuliner kita, dan ini sangat pas kalau ditayangkan di Ubud Food Festival. Dokumentasi ini menunjukkan kuliner kita luar biasa banget. Kuliner kita tak sekedar makanan, namun ada cerita, sejarah, dan perbaduan budaya," ungkap Lukman Sardi.
Hal senada juga diungkapkan Zack Lee. Menurutnya, makanan itu menyatukan semua orang. Apapun ras, agama, dan negaranya, makanan dapat menyatukan semua perbedaan. "Melalui dokumenter Once Upon a Time in Chinatown ini, aku mau menyampaikan melalui makanan bisa saling mengasihi, dan berkumpul sebagai umat manusia," terangnya.
Lihat Juga :