FGD Menuju PTN BH, Rektor UNM Gagas Sederet Program Unggulan

Sabtu, 25 Juni 2022 - 21:23 WIB
loading...
FGD Menuju PTN BH, Rektor...
UNM menggelar Focus Group Disscussion (FGD) Pembekalan Menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) di Menara Pinisi, Sabtu (25/6/2022). Foto/Dok UNM
A A A
MAKASSAR - Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Focus Group Disscussion (FGD) Pembekalan Menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum ( PTN BH ) di Menara Pinisi, Sabtu (25/6/2022). Hadir sebagai narasumber yakni Staf Khusus Wakil Presiden RI, Prof Mohamad Nasir.

Hal ini sesuai dengan kebijakan Kampus Merdeka yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Perubahan Perguruan Tinggi Negeri menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum.

Baca Juga: Tiga Peserta Berkebutuhan Khusus Jalani UTBK di UNM Makassar

Rektor UNM Prof Husain Syam mengatakan, sejak Januari 2022 lalu, pihaknya sudah mengusulkan untuk menjadi PTN BH . Menurut dia, sudah seharusnya UNM menjadi PTN BH. Sebab, sudah masuk 27 PTN Unggul dari 4.500 PTN dan PTS se Indonesia. Sehingga dirinya menargetkan UNM ke depan akan masuk dalam 24 PTN BH.

Untuk itu, UNM telah menyiapkan beberapa program unggulan dalam rangka mempercepat proses PTN BH. Bahkan, sebagai rektor, dirinya harus bisa mengoptimalisasi semua potensi yang ada di universitas dan mahasiswa juga tidak harus khawatir dalam PTN BH.

Sebab, kata Prof Husain, tujuan dari PTN BH yakni mendorong untuk memandirikan perguruan tinggi melalui dalam program Kampus Merdeka agar dapat berlari, unggul dan berdaya saing. "Prof Nasir sosok merupakan sosok yang mau berbagai ilmu. UNM berkembang atas arahan Prof Nasir," ujar Prof Husain Syam dalam sambutannya.

Sementara dalam materinya, Prof Nasir memaparkan, perguruan tinggi yang berubah menjadi PTN BH bukan entitas di luar negara, melainkan sepenuhnya milik negara.

Perjalanan untuk suatu perubahan, bertransformasi ke arah yang lebih baik tentu tidak mudah. Seperti halnya peralihan status UNM ke PTN-BH, memerlukan kerja keras dan juga kerja sama untuk meraih tujuan tersebut.

Menurutnya, ada beberapa aspek yang menjadi fokus untuk berubah menjadi PTN BH, diantaranya menyelenggarakan mutu kualitas pendidikan yang baik.

Mengelola organisasi dengan prinsip tata kelola yang baik. Selanjutnya transparansi, sebab laporan keuangan nanti melibatkan mahasiswa. Kemudian sistem pelaporan, pertanggungjawaban serta responsiblity. "Perkembangan UNM sangat luar biasa (Di tangan Prof Husain Syam). Saya berterima kasih kepada Rektor UNM," ujar Prof Nasir.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Makassar Meningkat, UNM Lockdown Mulai 28 Februari

Kata Prof Nasir, banyak potensi dari PTN BH yang bisa digali untuk pengembangan universitas, baik dalam hal kesejahteraan pegawai, mahasiswa dan lainnya. Bahkan, pengelolaan aset akan kembali kepada universitas itu sendiri melalui PTN BH. Sehingga, seorang rektor harus mampu mengelola sumber daya manusia (SDM) akademik, keuangan dan stake holder di dalamnya.

"Memenuhi standar minimum keuangan yang harus visible dan Berperan dalam pembangunan ekonomi. Ini hal yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi PTN BH. Harus pula meningkatkan standar akreditasi. Sehingga jika sudah PTN BH akan jauh lebih maju dan terbuka," tuturnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Unit Pengumpul...
Program Unit Pengumpul Zakat Masjid Nurul Ilmi Makassar Dorong Ekonomi Masyarakat
Viral Dosen Dorong Mahasiswa...
Viral Dosen Dorong Mahasiswa Protes Beli Jaket Almamater, Ini Penjelasan Rektor UNM Karta Jayadi
Viral, Dosen UNM Dorong...
Viral, Dosen UNM Dorong Mahasiswa Gara-gara Protes Kebijakan Wajib Beli Jas Almamater
Siswa Jatim Terbanyak...
Siswa Jatim Terbanyak Nasional Diterima PTN 2023 Jalur Tanpa Tes dan Tes
Kampus UNM Mencekam,...
Kampus UNM Mencekam, 2 Kubu Mahasiswa Bentrok Dua Luka
Dosen Senior PTN di...
Dosen Senior PTN di Yogyakarta Tipu Korban Ratusan Juta Modus Sewa Tanah Fiktif
UNY Buka Lowongan Dosen...
UNY Buka Lowongan Dosen PTN BH 2025, Cek Kualifikasinya
Kemendikti Canangkan...
Kemendikti Canangkan Program Revitalisasi PTN BH, Apa Alasannya?
Ubedillah Badrun Dicopot...
Ubedillah Badrun Dicopot dari Koorprodi Pendidikan Sosiologi, UNJ: Tidak Ada Pemecatan
Rekomendasi
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Berita Terkini
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Dukung Program MBG,...
Dukung Program MBG, Wali Kota Tangsel: Gizi Anak Jadi Prioritas Pembangunan SDM
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Infografis
Elon Musk: Amerika Serikat...
Elon Musk: Amerika Serikat sedang Menuju Kebangkrutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved