Ekspor Ikan Cupang Multicolor, Warga Musi Rawas Ini Raup Keuntungan

Kamis, 25 Juni 2020 - 09:29 WIB
loading...
Ekspor Ikan Cupang Multicolor,...
Salah satu warna ikan cupang multicolor yang banyak dicari para pecinta ikan hias. Foto/SINDOnews/Era NW
A A A
MUSIRAWAS - Beben Akmal, warga di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musirawas, memanfaatkan halaman rumah bagian belakang disulap menjadi budidaya ikan cupang hias berbagai macam jenis.

Beben menjadi pembudidaya ikan cupang berawal dari menyukai hewan, dan kecintaannya dengan ikan cupang hias.

Ikan cupang yang dibudidaya bukan sembarang ikan cupang karena ada berbagai jenis mulai Black Samurai, Giant, Koi, dan Plakat Koi.

Bahkan ikan multi calor miliknya juga sudah menembus ekspor hingga kedua benua yakni Asia dan Eropa karena kualitas ikan cupangnya sudah dikenal hingga dunia internasional.

"Dulu awalnya saya hanya gemar melihat ikan cupang hias, dan setelahnya terpikir untuk membudidayakan," katanya.

Kemudian ikan cupang mulai dipasarkannya melalui media sosial (Medsos), dan sejak itu cupangnya dikenal pasar luar negeri.

Saat ini ia rutin ekspor ikan cupang ke luar negeri karena diyakini memiliki kualitas warna baik sehingga diburu oleh para pecinta ikan hias mancanegara.

"Yang paling diminati masih ke multicolor, dan memang banyak yang minta untuk ikan multicolor," ujarnya.

Tidak hanya dari luar, dari lokal pun banyak yang menyukai ikan cupang hiasnya karena ikan hias tersebut Bisa mencapai lima sampai tujuh warna.

Kini ikan hiasnya sudah sampai ke benua Asia mulai dari Hongkong, Singapura, Malaysia, Thailand. Untuk benua Eropa dari Prancis, Jerman dan Amerika yang sering paling rutin dikirim.

Untuk harga, kata Beben, mengikuti harga dolar, dan tergantung kualitas. "Harganya bisa USD10 sampai USD100. Dan untuk yang lokal harganya bisa Rp100 ribu sampai Rp300 ribu satu ekor," jelasnya.

Sedangkan saat pandemi COVID-19, penjualan ikannya tidak terdampak. Namun, pengiriman barang keluar terbatas. "Iya penerbangan saat ini terbatas untuk mengirim barang keluar negeri, yang biasa satu bulan 4 kali sekarang hanya bisa 1 kali pengiriman,” jelasnya.

Adapun untuk perawatan ikan cupang hias, jelas dia, sangat mudah karena bisa menggunakan botol plastik bekas untuk meletakkan ikannya. (Baca juga: Pembebasan Lahan di Lokasi Jembatan Musi VI Bakal Konsinyasi)

Makanannya pun sangat mudah dicari dan dijumpai, bisa dari jentik nyamuk, cacing merah, dan pelet. “Kalau untuk bibit sendiri didapat dari Medan, Potianak dan Palembang,” pungkasnya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Raja Singasari Kertanagara...
Raja Singasari Kertanagara Pencetus Penyatuan Nusantara yang Gemar Jalankan Ritual Tantrayana
Infrastuktur Hidrogen...
Infrastuktur Hidrogen Hijau Kunci Wujudkan Dekarbonisasi Transportasi
Majelis Adat Kerajaan...
Majelis Adat Kerajaan Nusantara Dukung Pembangunan Nasional
Kekuasaan hingga Semenanjung...
Kekuasaan hingga Semenanjung Melayu Buat Kerajaan Sriwijaya Jadi Poros Perdagangan Internasional
Pangan Lokal Tergerus...
Pangan Lokal Tergerus Modernisasi, Pakar Dorong Literasi Pangan Nusantara
Kolaborasi Budaya Nusantara...
Kolaborasi Budaya Nusantara untuk Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan UMKM
Waka BRIN Sebut Pentingnya...
Waka BRIN Sebut Pentingnya Kesetaraan Peradaban Nusantara dengan China
Rekomendasi
Motor Listrik Jarak...
Motor Listrik Jarak Jauh Berdesain Agresif dan Teknologi Pintar Diluncurkan
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved