Setiap Hari Ratusan Kapal Vietnam Mencuri Ikan di Natuna, Nelayan: Tidak Ada Patroli

Jum'at, 24 Juni 2022 - 22:42 WIB
loading...
Setiap Hari Ratusan...
Kapal-kapal nelayan Kabupaten Nantuna, bersandar di dermaga. Para nelayan mengeluhkan masih banyaknya kapal ikan asing asal Vietnam di perairan Natuna. Foto/iNews TV/Alfie Al Rasyid
A A A
NATUNA - Para nelayan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mengeluhkan adanya ratusan kapal ikan asing asal Vietnam, yang mencuri ikan di perairan Natuna. Kapal ikan asing tersebut, berada di 38 mil laut dari Pulau Laut, Kabupaten Natuna.

Baca juga: KRI Sultan Thaha Syaifuddin 376 Tangkap Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna

Ketua Aliansi Nelayan Natuna, Henri mengatakan, peristiwa pencurian ikan oleh ratisan kapal ikan asing asal Vietnam itu terjadi dua hari lalu saat nelayan Natuna, balik dari Laut Natuna Utara. Bahkan mereka melihat ada kapal coast guard Vietnam, di antara kapal-kapal ikan asing Vietnam.



"Dua hari lalu nelayan balik dari laut, mereka lihat puluhan hingga sekitar seratus kapal ikan asing asal Vietnam di satu kawasan. Jaraknya 38 mil dari Pulau Laut, dan ada kapal coast guard Vietnam di sekitar itu," ujar Henri, Jumat (24/06/2022).

Baca juga: Sempat Mengudara 30 Menit, Pesawat Lion Air Kembali Mendarat di Bandara Juanda

Henri melanjutkan, para nelayan Natuna menilai peristiwa ini sengaja dibiarkan tanpa adanya tindakan tegas dari pemerintah. Pasalnya, mereka melihat adanya kapal milik Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) atau Badan Keamanan Laut (Bakamla) yang patroli.

Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Pangkalan PSDKP Kota Batam, dan Jakarta. Tapi hingga saat ini, nelayan Natuna belum terlihat kapal PSDKP atau kapal Bakamla yang patroli di kawasan perairan Pulau Laut.

"Kalau kami lihat, ini sengaja dibiarkan. Masa mereka sampai ratusan kapal di sana tanpa ada tindakan sama sekali. Nelayan kita tidak melihat kapal PSDKP atau Bakamla yang berpatroli," katanya.

Baca juga: 8 Fakta Istri Perwira Polisi Digerebek Ngamar Bersama AKP, No 3 Hanya Kenakan Daster

Seluruh kapal ikan asing asal Vietnam tersebut, mencuri ikan menggunakan trawl atau pukat harimau. Nelayan memprediksi kapal ikan asing asal Vietnam, masih berada di lokasi tersebut untuk mencuri ikan di Laut Natuna.

Selain kapal ikan asing asal Vietnam, nelayan juga melihat ada kapal cantrang di Laut Subi, dan Laut Serasan, Kabupaten Natuna. Lokasi kapal cantrang tersebut berada 3 mil dari daratan.

"Kapal cantrang masih sering masuk di Laut Subi, atau Serasan, sekitar 3 atau 4 mil. Padahal mereka tidak boleh melewati 30 mil," paparnya. Kapal cantrang itu berasal dari Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pemerintah juga dinilai tidak tegas untuk mengatasi masalah ini.

Akibat kejadian ini, pendapatan nelayan Natuna semakin menurun. Biasanya, nelayan Natuna bisa mendapatkan satu ton selama seminggu di laut. Namun kini hanya mendapatkan 200 kg ikan.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
BMKG Ingatkan Potensi...
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 13 Mei 2026
Ingin Nelayan Sejahtera,...
Ingin Nelayan Sejahtera, Prabowo: Bukan Kapal Asing yang Ambil Ikan di Laut Kita
Prabowo Tinjau Kampung...
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo: Saya Ingin Nelayan Sejahtera!
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Rekomendasi
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Berita Terkini
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved