Lakukan Protes, Warga Sidrap Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak
Jum'at, 24 Juni 2022 - 16:37 WIB
loading...
Warga tanam pohon pisang akibat jalan rusak di Lanto Daeng Pasewang, Kabupaten Sidrap, tak kunjung diperbaiki, Jumat (24/6/2022). Foto: Sindonews/Andi Mappanyukki
A
A
A
SIDRAP - Warga di Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang di jalan berlubang tepatnya Jalan Lanto Daeng Pasewang, Jumat (24/6/2022).
Aksi warga ini dipicu karena akses jalan yang rusak tersebut, tak kunjung diperbaiki. Jalan berlubang dan bergelombang itu juga dinilai membahayakan pengguna jalan. Selain itu, jika musim hujan kondisinya semakin parah.
Baca Juga: Warga Tondong Kura Pangkep Keluhkan Jalan Rusak Parah
"Bagus kalau begini, karena pemerintah tidak ada perhatiannya," kata Malik, salah seorang pengendara saat melintas di jalan.
Menurutnya, pohon pisang yang di tanam di jalan rusak itu sebagai protes warga kepada pemerintah daerah. "Supaya pemerintah ada perhatiannya. Saya hampir tiap hari melintas disini," ujar Malik.
Kepada Bidang (Kabid) Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Pertanahan dan Perumahan Rakyat (Biciptapera) Sidrap, menanggapi hal tersebut.
"Ada beberapa titik pemeliharaan ruas jalan lainnya dalam kota pangkajene tahun ini juga akan dilaksanakan dengan menyesuaikan anggaran pemeliharaan yang ada di dalam APBD 2022," ungkapnya.
Aksi warga ini dipicu karena akses jalan yang rusak tersebut, tak kunjung diperbaiki. Jalan berlubang dan bergelombang itu juga dinilai membahayakan pengguna jalan. Selain itu, jika musim hujan kondisinya semakin parah.
Baca Juga: Warga Tondong Kura Pangkep Keluhkan Jalan Rusak Parah
"Bagus kalau begini, karena pemerintah tidak ada perhatiannya," kata Malik, salah seorang pengendara saat melintas di jalan.
Menurutnya, pohon pisang yang di tanam di jalan rusak itu sebagai protes warga kepada pemerintah daerah. "Supaya pemerintah ada perhatiannya. Saya hampir tiap hari melintas disini," ujar Malik.
Kepada Bidang (Kabid) Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Pertanahan dan Perumahan Rakyat (Biciptapera) Sidrap, menanggapi hal tersebut.
"Ada beberapa titik pemeliharaan ruas jalan lainnya dalam kota pangkajene tahun ini juga akan dilaksanakan dengan menyesuaikan anggaran pemeliharaan yang ada di dalam APBD 2022," ungkapnya.
Lihat Juga :