Pastikan Hewan Kurban Aman Dikonsumsi, Ridwan Kamil Sebar Petugas Kesehatan ke Penjuru Jabar

Jum'at, 24 Juni 2022 - 07:04 WIB
loading...
Pastikan Hewan Kurban...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil secara simbolis melepas 1.748 tim pemeriksa kesehatan hewan di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (23/6/2022). Foto: SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melepas 1.748 petugas kesehatan yang tergabung dalam tim pemeriksa hewan kurban untuk memastikan seluruh hewan kurban di Jabar aman disembelih dan dikonsumsi.

Pelepasan ribuan petugas kesehatan hewan kurban tersebut digelar simbolis di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (24/6/2022).

Dalam kesempatan itu, gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu berharap, dengan hadirnya petugas kesehatan, hewan kurban yang disembelih dalam kondisi sehat sesuai syariat Islam.

Baca juga: Pungli PPDB di SMKN 5 Bandung Terbongkar, Kepsek Terancam Dipecat dari PNS

"Pemeriksaan akan mulai dilaksanakan dari H-14 Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah. Tim pemeriksa kesehatan (hewan kurban) ini terdiri dari (petugas dari) Pemda Provinsi Jawa Barat, kota/kabupaten, Ikatan Dokter Hewan Jabar dan Asosiasi Obat Hewan Indonesia," papar Kang Emil.

Selain itu, tim juga terdiri dari petugas dari balai veteriner dan balai inseminasi buatan yang semuanya bekerja sama dalam satu tim untuk memastikan sekitar 800.000 hewan kurban yang ditargetkan bakal disembelih tahun ini dalam kondisi sehat.



"Idul Adha sudah kita antisipasi dengan semaksimal mungkin, salah satunya hari ini kita mulai melepas tim pemeriksa kesehatan hewan kurban ke seluruh Jabar untuk memastikan saat pelaksanaan (hari H) tidak ada hewan-hewan sakit atau tidak layak yang dipotong sebagai hewan kurban," ungkapnya.

Kang Emil pun memerintahkan tim pemeriksa kesehatan hewan kurban untuk memantau langsung penanggulangan penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak. Berdasarkan data, kata Kang Emil, 40 persen hewan ternak yang terdampak PMK kini sudah berangsur sembuh.

Baca juga: PMK Mewabah Jelang Idul Adha, Global Qurban Kelola Hewan di Bawah Pengawasan Dokter

"Sambil itu berjalan, penanggulangan PMK terus dilakukan. Setiap hari kami memvaksin hewan-hewan yang sehat dan mengobati. Hewan-hewan yang sakit (PMK) itu 40 persen lebih sudah sembuh," sebutnya.

Tingkat kesembuhan naik dan partisipasi dari masyarakat juga sangat baik. Budaya menggunakan obat-obatan tradisional juga dilakukan, sehingga diharapkan dalam waktu dekat penyakit ini bisa diselesaikan.

Kang Emil menambahkan, dalam waktu dekat, Pemprov Jabar juga akan memvaksin hewan-hewan ternak yang dinyatakan sehat di seluruh Kabupaten/kota di Jabar. "Ada 120.000 (dosis) vaksin yang akan kita suntikkan ke hewan-hewan sehat di seluruh Jawa Barat," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar, M Arifin Soedjayana menuturkan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban merupakan kegiatan rutin setiap tahun.

Baca juga: Selain Berikrar, Jamaah Khilafatul Muslimin Tanggalkan Jas dan Semua Atribut

Menurut Arifin, yang berbeda dari tahun ini, dari 1.784 petugas itu terdapat tambahan unsur personel pemeriksa. Selain dokter hewan, ada pula petugas dari Jurusan Peternakan Universitas Padjadjaran (Unpad) serta asosiasi seperti Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), Asosiasi Obat Hewan Indonesia (Asohi), dan petugas dari DKPP Jabar. Penambahan unsur dilakukan menyusul adanya wabah PMK hewan ternak.

"Mereka ini kami lengkapi sarana dan prasarana pencegah penularan PMK, seperti cover shoes dan baju hazmat," katanya.

Para petugas kesehatan ini, tambah Arifin, akan disebar ke sentra-sentra penjualan hewan kurban, termasuk ke peternakan langsung. Mereka harus memastikan hewan-hewan kurban di tingkat penjual itu layak disembelih sesuai dengan syariat Islam.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
Pemotongan Hewan Kurban...
Pemotongan Hewan Kurban Dharma Jaya Jadi Pilihan Sejumlah Instansi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Rekomendasi
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
Ganjar Pastikan Akses...
Ganjar Pastikan Akses Kesehatan di Indonesia Merata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved