Mahasiswa Minta Bupati Wajo Copot Kepala Dinas Perindagkop

Rabu, 22 Juni 2022 - 12:53 WIB
loading...
Mahasiswa Minta Bupati...
Mesin pemintal sutra. Foto: Istimewa
A A A
WAJO - Mahasiswa dari aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) meminta Bupati mencopot Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UKM, Ambo Mai.

Desakan itu disampaikan mahasiswa sebagai buntut kekecewaan mereka terhadap Dinas Perindagkop UKM, yang tidak memberikan kejelasan terkait realisasi program mesin pemintal benang sutra.

Baca juga: Mahasiswa Pertanyakan Realisasi Pengadaan Mesin Pemintal Benang Sutera

Dinas Perindagkop UKM juga dinilai mahasiswa tidak kooperatif usai mangkir dalam rapat dengar pendapat (RDP) terkait realisasi mesin pemintalan sutra di Gedung DPRD Wajo , Selasa 21 Juni kemarin.

Ketua AMIWB, Syaifullah menduga, Kadis Peringdakop UKM menutupi sesuatu terkait realisasi mesin pemintalan benang sutra, sehingga memilih bungkam.

"Tidak mungkin pemerintah provinsi tidak berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten soal realisasi mesin pemintal. Kalau tidak ada apa-apa, kenapa mesti ditutupi," ujarnya kepada SINDOnews, Rabu (22/6/2022).

Baca juga: Wajo Terima Rp7 M dari Provinsi: Dipakai Bangun Infrastruktur-Pengembangan Sutra

Syaiful menduga ada kesalahan prosedur terkait pengadaan mesin yang bernilai Rp1,2 miliar tersebut. Sebab dari informasi yang ia dapat, realisasi mesin pemintal baru dilakukan bulan April 2022. Padahal batas akhir dari kontrak tender tersebuthanya sampai Desember 2021.

"Kami menduga Kadis Disperindagkop tidak membuka suara karena mengetahui ada kesalahan prosedur dan inilah mungkin yang ingin ditutupi. Kalau seperti itu caranya Pak Kadis nanti bisa turut serta jika kasus ini dibawa ke proses hukum," pungkasnya.

Sementara Kadis Perindagkop, Ambo Mai, yang sejak dari kemarin dihubungi melalui sambungan telepon tidak merespons. Pesan singkat Whatsapp yang SINDOnews kirimkan sampai berita ini tayang belum mendapat jawaban.

Baca juga: Sekda Wajo: Dana Hibah yang Dikelola KONI Tahun 2021 Senilai Rp150 Juta

Berdasarkan data dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Sulawesi Selatan, pemenang tender pengadaan mesin pemintal benang sutera yakni, CV. Massalangka Group, yang beralamat di Yurung Lappae Soppeng.

Dengan total pagu, Rp1.270.500.000 yang bersumber dari APBD Provinsi Sulsel. Jadwal Pelaksanaan kontrak dimulai pada September 2021 dan berakhir pada Desember 2021.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Klaster Baru COVID-19,...
Cegah Klaster Baru COVID-19, 40 Anggota DPRD Wajo Wajib Swab
Banjir 7,9 Meter Rendam...
Banjir 7,9 Meter Rendam Pemukiman Warga di Wajo Sulsel, Ribuan Orang Mengungsi
Viral Video Kecelakaan...
Viral Video Kecelakaan Bupati Wajo, Motor Trail yang Dikendarainya Terjun ke Jurang Sedalam 20 Meter
Tak Beri Kontribusi...
Tak Beri Kontribusi PAD, Dewan Soroti Kinerja PDAM dan PT WEJ
Dewan Desak Bupati Evaluasi...
Dewan Desak Bupati Evaluasi Kinerja Kepala Bappelitbangda Wajo
Rekomendasi
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved