Banyak Orang Berkerumun, Jalan Asia Afrika Bandung Ditutup Lagi
Rabu, 24 Juni 2020 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Bayu, penyekatan ruas Jalan Asia Afrika dan menyusul beberapa ruas jalan lain kembali dilakukan karena sejak PSBB proporsional diterapkan di Kota Bandung, aktivitas masyarakat kembali seperti biasa.
Seperti di kawasan Jalan Asia Afrika dan Alun-alun, tutur Bayu, selama PSBB proporsional banyak kerumunan warga. Bahkan, banyak yang tak mengindahkan protokol kesehatan. Salah satu contohnya, berkerumun dan tak menjaga jarak fisik dengan orang lain.
"Iya pisan kang, banyak yang berkerumun. Makanya dengan penutupan ini sebagai warning bahwa penularan Covid 19 masih terjadi," tutur Kasatlantas.
Diketahui, pada 1 Juni 2020 malam, Satlantas Polrestabes Bandung membuka kembali beberapa ruas jalan yang sebelumnya disekat. Antara lain, ring 1 atau pusat kota, ruas jalan yang dibuka antara lain Jalan Merdeka, Dago, Lembong, Tamblong, Asia Afrika, Braga, dan Otto Iskandardinata (Ottista).
Ring II sepanjang jalur lingkar selatan memasuki Kota Bandung, mulai dari Jalan Kopo, Moh Toha, Buahbatu, dari arah Gatot Subroto hingga Ahma Yani.
Seperti di kawasan Jalan Asia Afrika dan Alun-alun, tutur Bayu, selama PSBB proporsional banyak kerumunan warga. Bahkan, banyak yang tak mengindahkan protokol kesehatan. Salah satu contohnya, berkerumun dan tak menjaga jarak fisik dengan orang lain.
"Iya pisan kang, banyak yang berkerumun. Makanya dengan penutupan ini sebagai warning bahwa penularan Covid 19 masih terjadi," tutur Kasatlantas.
Diketahui, pada 1 Juni 2020 malam, Satlantas Polrestabes Bandung membuka kembali beberapa ruas jalan yang sebelumnya disekat. Antara lain, ring 1 atau pusat kota, ruas jalan yang dibuka antara lain Jalan Merdeka, Dago, Lembong, Tamblong, Asia Afrika, Braga, dan Otto Iskandardinata (Ottista).
Ring II sepanjang jalur lingkar selatan memasuki Kota Bandung, mulai dari Jalan Kopo, Moh Toha, Buahbatu, dari arah Gatot Subroto hingga Ahma Yani.
(awd)
Lihat Juga :