Ratusan Korban PHK Datangi Kantor BPJAMSOSTEK Sidoarjo, Ada Apa?

Rabu, 24 Juni 2020 - 19:08 WIB
loading...
Ratusan Korban PHK Datangi...
Ratusan peserta mengurus klaim dengan memanfaatkan lalayanan online onsite mekanisme one to many. Foto/Ist
A A A
SIDOARJO - Pandemi COVID-19 cukup memukul ekonomi para pengusaha. Dampaknya, banyak buruh yang harus angkat kaki dari tempat kerja. Hal itu juga mengakibatkan semakin meningkatnya pengajuan klaim dikantor layanan BPJAMSOSTEK . Salah satunya yakni BPJAMSOSTEK Sidoarjo, Jawa Timur.

Ditengah pandemi ini, kantor layanan asuransi plat merah itu tetap saja kebanjiran klaim dari peserta yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Berdasarkan data BPJAMSOSTEK Sidoarjo, dari awal Juni sampai dengan berita ini tulis yang mengajukan klaim mencapai 295 orang setiap hari. (Baca juga: Pemkot Surabaya Diduga Sembunyikan Data Korban Meninggal PDP )

Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Sidoarjo, Muhyidin, mengungkapkan setiap hari ada 295 orang yang mengajukan klaim baik online atau pun offline dengan datang ke kantor.

"Untuk offline kurang lebih 200 orang, dan kami juga membuka pengajuan melalui online dengan jumlah antrian setiap harinya mencapai 95 orang,” katanya, Rabu (24/6). (Baca juga: Dari Surabaya 2 Warga Blitar Positif COVID-19 dan Meninggal )

Ia menjelaskan, banyaknya peserta BPJAMSOSTEK yang mengajukan klaim berasal dari perusahaan yang memutus hubungan kerja selama pandemi COVID-19.
Sementara itu, dari 295 orang yang mendaftar hanya sekitar 200 orang yang berhasil diproses sampai pada tahap pembayaran.

“Ya karena status kepesertaan tenaga kerja banyak yang masih aktif, ataupun berkas yang dibawa belum komplit dengan persyaratan sehingga proses pengajuan klaim tidak dapat dilanjutkan,” jelasnya.

Muhyidin mengakui, saat ini ada kenaikan yang cukup signifikan terhadap klaim pada semua program. Peningkatan itu terjadi sejak Mei lalu. “Berdasarkan data, tercatat klaim banyak muncul sejak pandemi COVID-19 dari Maret sampai dengan akhir Juni. Ada sekitar 10.075 kasus klaim untuk seluruh program dan sekitar Rp154.684.858.499 yang telah dibayarkan BPJAMSOSTEK Sidoarjo," paparnya.

Meski setiap hari dibanjiri peserta yang mengajukan klaim, Muhyidin memastikan bahwa proses klaim pelayanan bisa cepat dicairkan. Pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada seluruh peserta dengan menerapkan LAPAK ASIK (Pelayanan Tanpa Kontak Fisik) dengan mekanisme pelayanan antrian online atau online onsite (one to many).

“Untuk pengajuan klaim seluruh program, sampai saat ini Sidoarjo masih tertinggi di Jawa Timur. Dan kami pun sudah lebih dulu menerapkan one to many yang dimana satu CS kami bisa melayani empat peserta sekaligus, jadi peserta dapat dilayani dengan cepat," pungkas Muhyidin.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
41 Santri Lolos Beasiswa...
41 Santri Lolos Beasiswa Gelombang Pertama Pesantren Mambaul Ma'arif
Peduli Korban PHK, Pesantren...
Peduli Korban PHK, Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Buka Beasiswa bagi Santri
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Bidik Akar Rumput, Lindungi Freelancer hingga Pekerja Migran
RS Delta Surya Sidoarjo...
RS Delta Surya Sidoarjo Bagikan BPJS Ketenagakerjaan Gratis ke Pekerja Rentan
Kini Daftar dan Bayar...
Kini Daftar dan Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Cukup melalui Aplikasi AYO Toko by SRC
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Bayarkan JKP 26.690 Peserta Senilai Rp159,1 Miliar
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Rekomendasi
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved