Sosok Bripda Diego Korban Penyerangan OTK di Wamena, Polisi Ramah dan Murah Senyum

Minggu, 19 Juni 2022 - 11:42 WIB
loading...
Sosok Bripda Diego Korban...
Bripda Diego Fernando Rumaropen anggota Brimob yang meninggal diserang OTK.Foto/ist
A A A
WAMENA - Anggota Brimob Bripda Diego Fernando Rumaropen meninggal dunia akibat serangan orang tidak dikenal (OTK) di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (18/6/2022) kemarin. Meninggalnya Bripda Diego Fernando Rumaropen mendapatkan simpati mendalam para sahabat dan keluarga di Tanah Papua bahkan Jakarta

Gogo sapaan akrab Bripda Diego Fernando Rumaropen merupakan anak pertama dari dua bersaudara, pasangan Zuzan Elisabeth Merani dan Pieter Rumaropen. Ayah Gogo merupakan mantan pemain Persiwa Wamena dan Pemain Timnas Indonesia.

Edison Pieter Rumaropen adalah pemain sepak bola Indonesia asal Papua. Ia berposisi sebagai penyerang dan masuk dalam skuat tim nasional Indonesia menuju Piala Asia 2011. Dia merupakan anggota timnas Indonesia U-23 pada pertandingan SEA Games 2005. Sementara Ibunda Gogo sendiri merupakan salah satu ASN di lingkungan Pemda Kabupaten Jayawijaya.

Baca juga: Fakta-fakta Anggota Brimob Bripda Diego Rumaropen Meninggal Diserang OTK, Nomor 3 Bikin Geram

Gogo merupakan sosok polisi yang ramah dan murah senyum kepada siapa saja. Di kalangan saudara dan rekan-rekan seangkatannya, Gogo merupakan sosok yang sangat peduli dengan siapa saja. Kepergian Gogo membuat keluarga besar dan sahabat-sahabatnya merasa terpukul dan kehilangan.

"Dia (Almarhum) semasa hidupnya adalah sosok sahabat seperti keluarga yang sangat baik. Murah senyum dan peduli kepada siapa saja. Kami semua merasa terpukul dan sangat merasa kehilangan," ungkap salah satu sahabat Gogo.

Kakek Gogo sendiri merupakan pensiunan polisi yang pernah bertugas di Polres Jayawijaya. Sedangkan nenek Gogo adalah anggota DPRD Kabupaten Jayawijaya.

Gogo menamatkan pendidikan SD hingga SLTA di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya. Selanjutnya dia menempuh pendidikan di kepolisian melalui program Bintara Otsus dan menyelesaikan pendidikan bintaranya di Sekolah Polisi Perairan Pondok Dayun Jakarta pada 22 Desember 2021.

Selanjutnya Gogo mengikuti pendidikan bintara lanjutan dalam Satua Elite Polri, Brimob. Gogo menyelesaikan pendidikan Brimob pada Maret 2022. Gogo kemudian ditempatkan di Batalyon D Brimob Wamena.

Sebelumnya satu Personel Brimob Yon D Wamena Bripda Diego Fernando Rumaropen dilaporkan meninggal dunia setelah dibacok oleh dua orang tak dikenal di wilayah Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu,(18/6/2022), kemarin. Selain itu, pelaku juga membawa kabur dua pucuk senjata api jenis Sniper Styer dan AK 101.

Informasinya, korban Bripda Diego Fernando Rumaropen mengikuti Danki Brimob Batalyon D Wamena, AKP. Rustam untuk menembak sapi karena diminta oleh pemiliknya atas nama Alex Matuan.

Usai menembak sapi yang dilakukan Danki Brimob Batalyon D Wamena, sang Danki kemudian menitipkan senpi jenis Sniper Styer pada korban yang juga membawa AK 101 untuk melihat sapi yang tertembak itu.

Saat meninggalkan korban yang memegang dua senpi itu, tiba -tiba ada dua orang yang tidak dikenal datang dan langsung melakukan pembacokan hingga korban tak berdaya dan tak sadarkan diri. Senjata api yang dipegangnya dibawa kabur oleh dua orang tersebut.

Kapolres Jayawijaya AKBP. Muh safei A.B.SE saat ini korban dari RSUD Wamena dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Sementara polisi melakukan pencarian pelaku. Sedangkan untuk Danki Brimob Yon B Wamena masih dimintai keterangan Propam Polres Wamena..

“Pemeriksaan selanjutnya akan diminta kepada oknum -oknum yang berhubungan dengan kronologis atau yang meminta pergi menembak sapi,”ungkap Kapolres, Minggu (19/6/2022).

Selanjutnya kasus ini ditangani Reskrim dan Propam Polres Jayawijaya untuk menguak motof yang pasti.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
12 Rumah hingga Gereja...
12 Rumah hingga Gereja Rusak Akibat Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved