Kisah Johar Manik Naik Kuda Putih Kyai Bangkol, Senopati Sakti Mandraguna Kepercayaan Pangeran Diponegoro
Jum'at, 17 Juni 2022 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum meninggal, Johar Manik yang asli Bantul tersebut berpesan kepada anaknya Karmin Karyodino agar dimakamkan di dekat rumahnya, yaitu di sekitaran Blondo.
Jenasah Johar Manik pun akhirnya dimakamkan di daeah Tanggulayu tak jauh dari Blondo. “ Mbah Johar juga berpesan kepada anaknya agar makamnya jangan diberi cungkup atau rumah-rumahan dan tidak boleh dibuat permanen seperti diberi nisan,” kata Kuntrasih.
Pesan dari mbah Johar Manik itu pun dipegang teguh oleh anak cucunya hingga sekarang. Hanya pernah suatu kali salah seorang cucunya membuatkan cungkup makam.
Namun tak lama kemudian cungkup itu tersapu angin kencang yang entah datangnya dari mana. “ Bapak saya pernah membuatkan cungkup, namun tak lama cungkup itu tersapu angin. Sejak saat itu sudah tidak ada lagi yang mencoba membuatkan cungkup Mbah Johar,” ujarnya.
Dia menceritakan, pernah suatu kali ada orang tak dikenal yang mecoba memperindah makam Johar Manik yang sebelumnya hanya gundukan tanah yang dikelilingi bata dengan memberi semen.
"Niatnya baik, memperindah dan merapikan makam yang hanya tumpukan bata, namun setelah disemen, bebera hari kemudian semennya lepas. Sekarang dibiarkan apa adanya," pungkasnya.
Jenasah Johar Manik pun akhirnya dimakamkan di daeah Tanggulayu tak jauh dari Blondo. “ Mbah Johar juga berpesan kepada anaknya agar makamnya jangan diberi cungkup atau rumah-rumahan dan tidak boleh dibuat permanen seperti diberi nisan,” kata Kuntrasih.
Pesan dari mbah Johar Manik itu pun dipegang teguh oleh anak cucunya hingga sekarang. Hanya pernah suatu kali salah seorang cucunya membuatkan cungkup makam.
Namun tak lama kemudian cungkup itu tersapu angin kencang yang entah datangnya dari mana. “ Bapak saya pernah membuatkan cungkup, namun tak lama cungkup itu tersapu angin. Sejak saat itu sudah tidak ada lagi yang mencoba membuatkan cungkup Mbah Johar,” ujarnya.
Dia menceritakan, pernah suatu kali ada orang tak dikenal yang mecoba memperindah makam Johar Manik yang sebelumnya hanya gundukan tanah yang dikelilingi bata dengan memberi semen.
"Niatnya baik, memperindah dan merapikan makam yang hanya tumpukan bata, namun setelah disemen, bebera hari kemudian semennya lepas. Sekarang dibiarkan apa adanya," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :