Rusak Kena Puting Beliung, Musala Tanpa Atap Jadi Satu-Satunya Tempat Ibadah
Jum'at, 17 Juni 2022 - 17:12 WIB
loading...
A
A
A
“Ekonomi mereka pas-pasan. Kerja sebagai buruh tani dan kebun di ladang. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sudah kesulitan. Itulah sebabnya musala belum bisa direnovasi usai diterjang bencana,” kata Tawwaba.
Walaupun musala yang berdiri sejak tahun 2000 ini tak memiliki atap, namun jamaah sekitar tetap bersemangat beribadah di dalamnya. Bahkan kini tak hanya atap, dinding dan jendela bangunan pun sudah terlihat rusak dan mulai berlumut.
Baca juga: Bantu Lawan Pandemi, ACT Luncurkan Program Bangkit Bangsaku
“Namanya bangunan enggak ada atapnya, setiap hari kena panas, kalau musim hujan tembok dan jendelanya kehujanan. Lama kelamaan rusak juga,” jelas Tawwaba.
Selain digunakan untuk sholat 5 waktu, Musala An-Nawawie juga dijadikan sebagai sarana anak-anak belajar ajaran Islam dan Al-Qur'an. Saat cuaca cerah, aktivitas keagamaan ini selalu ramai dari pagi hingga malam.
Walaupun musala yang berdiri sejak tahun 2000 ini tak memiliki atap, namun jamaah sekitar tetap bersemangat beribadah di dalamnya. Bahkan kini tak hanya atap, dinding dan jendela bangunan pun sudah terlihat rusak dan mulai berlumut.
Baca juga: Bantu Lawan Pandemi, ACT Luncurkan Program Bangkit Bangsaku
“Namanya bangunan enggak ada atapnya, setiap hari kena panas, kalau musim hujan tembok dan jendelanya kehujanan. Lama kelamaan rusak juga,” jelas Tawwaba.
Selain digunakan untuk sholat 5 waktu, Musala An-Nawawie juga dijadikan sebagai sarana anak-anak belajar ajaran Islam dan Al-Qur'an. Saat cuaca cerah, aktivitas keagamaan ini selalu ramai dari pagi hingga malam.
Lihat Juga :