Dilema Rapid Test Masyarakat di Fase Menuju Normal Baru

Rabu, 24 Juni 2020 - 10:56 WIB
loading...
Dilema Rapid Test Masyarakat...
Warga melakukan rapid test gratis sebagai syarat dalam menunjang aktivitas hariannya. Foto/SINDOnews/dok
A A A
SURABAYA - Minimnya kuota untuk mendapatkan rapid test gratis membuat warga kelimpungan. Ketika penerapan menuju new normal diberlakukan, beberapa syarat wajib untuk mengantongi hasil rapid test membuat warga semakin terpuruk.

Muhayati (50) harus menahan anaknya untuk bisa kembali ke pondok pesantren karena belum bisa menjalani rapid test. Ia sudah mencoba mencari akses informasi pelaksanaan rapid test gratis di Kota Surabaya, tapi tetap saja selalu penuh dan sudah ditutup. (Baca juga: Reaktif Rapid Test, Perangkat Desa Ini Isolasi Mandiri di Kuburan)

“Pernah ke Rungkut tapi sudah penuh kuotanya, ke Sukolilo juga. Setiap hari selalu dibatasi, kalau tak cepat nggak bisa dapat,” kata Muhayati, Rabu (24/6/2020). (Baca juga: Viral Siswi SMP Dipukuli dan Ditendangi 3 Temannya dalam Museum)

Bagi ibu tiga anak ini, mengeluarkan biaya Rp400.000 hingga Rp500.000 untuk rapid test sangat berat. Pekerjaan suaminya yang kerja serabutan tak cukup untuk biaya makan sehari-hari. Pandemi COVID-19 juga membuat pekerjaan itu semakin sepi.

Sementara, anak bungsunya sudah harus kembali ke pesantren setelah hampir tiga bulan berada di rumah. Beberapa temannya juga sudah kembali ke pesantren. Namun, untuk bisa kembali harus mengantongi hasil rapid test.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
ESQ Raih Penghargaan...
ESQ Raih Penghargaan atas Inovasi Pemetaan Talenta ASN Terbanyak dan Termodern Berbasis AI di Jawa Timur
2 Dosen di Jawa Timur...
2 Dosen di Jawa Timur Ajari Ibu Rumah Tangga di Dukuh Setro Buat Minuman Herbal
Survei ARCI: 75,5% Warga...
Survei ARCI: 75,5% Warga Jawa Timur Puas Kebijakan Energi Prabowo–Gibran
Gempa M5,7 Guncang Banyuwangi
Gempa M5,7 Guncang Banyuwangi
Mengenal Lambung Turah:...
Mengenal Lambung Turah: Kreator yang Konsisten Menjelajahi Kuliner Blusukan di Jawa Timur
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Rekomendasi
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Tak Ada Persiapan Khusus,...
Tak Ada Persiapan Khusus, Ruben Onsu Datang Santai ke Sidang Mediasi
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved