Respons Keresahan Warga, Polda Jateng Copot Papan Nama Khilafatul Muslimin di 3 Lokasi Ini
Jum'at, 10 Juni 2022 - 12:51 WIB
loading...
Jajaran Polda bersama warga mendatangi kantor Khilafatul Muslimin setempat dan melepas papan nama organisasi itu. Foto SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Polda Jawa Tengah (Jateng) merespons keresahan warga terkait aktivitas kelompok Khilafatul Muslimin. Jajaran Polda bersama warga mendatangi kantor Khilafatul Muslimin setempat dan melepas papan nama organisasi tersebut.
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, pihaknya mencopot papan nama organisasi tersebut di tiga tempat, yaitu Surakarta, Sukoharjo, dan Klaten sebagai respons atas laporan warga. Baca juga: Video Viral Mobil PJR Dipajang di Balai Lelang, Kabid Humas Polda Jateng: Itu Mobil Pinjam Pakai
"Di ketiga kabupaten itu, warga dan sejumlah eksponen keagamaan mengeluhkan aktivitas Khilafatul Muslimin dan resah karena ideologi yang disebarkan berbahaya karena bertentangan dengan Pancasila," kata Iqbal, Jumat pagi (10/6/2022).
Berdasar laporan itu, kata dia, Polisi kemudian mendatangi lokasi bersama pengurus RT dan RW setempat. "Polisi kemudian melakukan dialog dengan pengurus Khilafatul Muslimin di lokasi. Baik di Surakarta, Sukoharjo maupun Klaten semuanya bersedia melepas papan nama organisasi yang dipasang," tambahnya.
Kegaduhan yang ditimbulkan Khilafatul Muslimin, kata Iqbal, harus segera direspons karena dampaknya yang menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, pihaknya mencopot papan nama organisasi tersebut di tiga tempat, yaitu Surakarta, Sukoharjo, dan Klaten sebagai respons atas laporan warga. Baca juga: Video Viral Mobil PJR Dipajang di Balai Lelang, Kabid Humas Polda Jateng: Itu Mobil Pinjam Pakai
"Di ketiga kabupaten itu, warga dan sejumlah eksponen keagamaan mengeluhkan aktivitas Khilafatul Muslimin dan resah karena ideologi yang disebarkan berbahaya karena bertentangan dengan Pancasila," kata Iqbal, Jumat pagi (10/6/2022).
Berdasar laporan itu, kata dia, Polisi kemudian mendatangi lokasi bersama pengurus RT dan RW setempat. "Polisi kemudian melakukan dialog dengan pengurus Khilafatul Muslimin di lokasi. Baik di Surakarta, Sukoharjo maupun Klaten semuanya bersedia melepas papan nama organisasi yang dipasang," tambahnya.
Kegaduhan yang ditimbulkan Khilafatul Muslimin, kata Iqbal, harus segera direspons karena dampaknya yang menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Lihat Juga :