Korban Tawuran di Sukabumi Terluka Bacok Tembus ke Paru-paru, Keluarga Harap Pelaku Bantu Biaya Pengobatan

Selasa, 07 Juni 2022 - 20:09 WIB
loading...
Korban Tawuran di Sukabumi...
Korban tawuran pelajar SMP di Sukabumi. Foto: Dharmawan/SINDOnews
A A A
SUKABUMI - Pelajar SMP Negeri yang menjadi korban pembacokan, saat tawuran antarsekolah mengalami luka di punggung hingga tembus ke paru-paru dan menerima 10 jahitan.

Selain itu juga urat pada jari pada tangan sebelah kanan putus, akibat menangkis senjata tajam jenis celurit.

Kejadian tawuran yang terjadi, di Jalan Raya Cimuncang, Kampung Cimuncang, RT 06/09, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Senin (6/6/2022) sekira pukul 12.00 WIB.

Baca juga: Saling Bacok Tawuran Pelajar di Parungkuda Sukabumi, 1 Tewas

Dalam tawuran itu, seorang pelajar berinisial FH (16) menderita luka serius dan harus dibawa ke rumah sakit.

Dokter ahli bedah RS Setukpa Polri Kota Sukabumi, Ferry Sudarsono mengatakan, pihaknya menerima pasien pelajar tersebut pada sore hari, sekira pukul 15.00 WIB, dan menerima tindakan operasi pada setelah waktu salat Maghrib.

"Terdapat 2 luka akibat bacokan senjata tajam, pada punggung sebelah kanan seluas 3x10 cm dan jari tangan sebelah kanan yang uratnya putus. Untuk tindakan yang dilakukan adalah pemasangan selang di dada karena luka bacokannya tembus hingga ke paru, dan penyambungan urat pada jarinya," ujar Ferry, kepada SINDOnews, Selasa (7/6/2022).

Baca: Tawuran Pelajar di Serang, Satu Orang Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

Lebih lanjut, Ferry mengatakan, bahwa selama 2 jam pasien menerima tindakan operasi dan saat ini kondisinya sudah stabil, tidak mengalami sesak. Jika besok tidak ada masalah, kemungkinan selang sudah bisa dicabut.

Begitupun jika dalam 2 hari ke depan kondisinya stabil, maka pasien pelajar tersebut sudah dibolehkan pulang ke rumah.

Sementara itu, kakak korban SH (20) yang menerima kabar adiknya menjadi korban pembacokan sedang berada di tempat bekerja. Dia menerima telepon dari nomor handphone adiknya, namun tidak sempat diangkat.

Baca: Saling Tantang di Media Sosial untuk Tawuran, Pelajar di Jogja Tewas di Jalanan

"Adik saya ketika ditanya, ditelepon tidak menjawab. Namun ketika awal menerima kabar dari puskesmas, saya sudah menyangka ada apa-apa terjadi pada adik saya. Lalu saya telepon orang rumah dan si Uwa (kakak orang tua korban) yang datang ke sana (Puskesmas Sukaraja)," ujar kakak korban.

Karena harus di rontgen, korban dibawa ke RS Hermina Sukabumi. Namun terkendala harus menyediakan uang Rp30 juta sebagai jaminan atau uang muka. Akhirnya, korban dibawa ke RS Setukpa Polri Kota Sukabumi.

"Setelah dirontgen di RS Hermina, ternyata lukanya dalam dan harus dilakukan operasi. Hampir selama 2 jam di RS Hermina, korban menerima tindakan perban pada lukanya agar tidak banyak mengeluarkan darah. Alhamdulillah, kondisi adik saya stabil hingga dibawa dan akan masuk ruang operasi di RS Setukpa Polri," ujar kakak korban.

Kakak korban berharap, ada tanggungjawab dari para pelaku untuk menanggung biaya pengobatan adiknya yang tidak sedikit. Saat ini pihak keluarganya was-was, karena jumlah tagihan biaya pengobatan tersebut belum keluar.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Pemeriksaan Mata Gratis...
Pemeriksaan Mata Gratis di Kadudampit MNC Peduli dan RSI Assyifa Sukabumi Dinilai Sangat Membantu Warga
MNC Peduli, RSI Assyifa...
MNC Peduli, RSI Assyifa Sukabumi, dan Kecamatan Kadudampit Gelar Pemeriksaan Mata Gratis
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, Kemendagri Gelar Garuda Youth Camp 2026 Pelajar SMA/SMK se-Jabodetabek
Peringati Hari Bumi,...
Peringati Hari Bumi, MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Lingkungan bagi Murid SD
Perkuat Literasi, MNC...
Perkuat Literasi, MNC Peduli Salurkan Ratusan Buku ke SDN Cibilik Sukabumi
16 WNA Pelaku Love Scamming...
16 WNA Pelaku Love Scamming Ditangkap di Sukabumi, Imigrasi Ungkap Modusnya
Kembangkan SDM Daerah,...
Kembangkan SDM Daerah, MNC University dan Pemkot Sukabumi Jalin Kerja Sama Program Beasiswa Kuliah
KPAI Turun Tangan! Desak...
KPAI Turun Tangan! Desak Hukuman Maksimal bagi Ibu Tiri di Sukabumi
Rekomendasi
Apresiasi Catatan Seskab...
Apresiasi Catatan Seskab Letkol Teddy, TII Minta Perluasan Kuota Magang Tetap Transparan
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Berita Terkini
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Infografis
Ekspor Kopi ke Mesir...
Ekspor Kopi ke Mesir Tembus Rp1,57 Triliun di 2021
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved