Viral Video LGBT Bermesraan, Pemkot Jaksel Segel Kafe Wow
Selasa, 07 Juni 2022 - 11:43 WIB
loading...
Pemkot Jakarta Selatan menyegel sementara kafe Wow di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. Foto/SINDOnews/Ari Sandita Murti
A
A
A
JAKARTA - Pemkot Jakarta Selatan menyegel sementara kafe Wow di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan pasca viralnya video perbuatan terkutut yang dilakukan sejumlah terduga LGBT. Penutupan sementara dilakukan pasca adanya pertemuan antara berbagai pihak.
”Hasil monitoring Cafe Wow untuk sementara waktu ditutup selama 1-3 hari dalam rangka pembinaan dan sosialisasi dari Pemda Jakarta Selatan,” ujar Kapolsek Pancoran Kompol Rudiyanto, Selasa (7/6/2022). Baca juga: Bermesraan di Kafe Kalibata, Polisi Panggil Orangtua Terduga Pelaku LGBT
Menurutnya, penutupan sementara itu dilakukan oleh Satpol PP Jakarta Selatan pasca adanya pertemuan diantara sejumlah pihak, seperti jajaran Pemkot Jakarta Selatan, Kepolisian, pihak tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga sekitar serta pemilik kafe.
Disamping itu, pemilik kafe juga diminta membuat surat pernyataan dan himbauan tentang narkotika, asusila, dan tindak kejahatan lainnya.”Pihak kafe berjanji akan membuat sistem baru agar hal serupa tidak terjadi lagi, dengan memperketat akses masuk untuk pengunjung yang datang,” katanya.
”Hasil monitoring Cafe Wow untuk sementara waktu ditutup selama 1-3 hari dalam rangka pembinaan dan sosialisasi dari Pemda Jakarta Selatan,” ujar Kapolsek Pancoran Kompol Rudiyanto, Selasa (7/6/2022). Baca juga: Bermesraan di Kafe Kalibata, Polisi Panggil Orangtua Terduga Pelaku LGBT
Menurutnya, penutupan sementara itu dilakukan oleh Satpol PP Jakarta Selatan pasca adanya pertemuan diantara sejumlah pihak, seperti jajaran Pemkot Jakarta Selatan, Kepolisian, pihak tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga sekitar serta pemilik kafe.
Disamping itu, pemilik kafe juga diminta membuat surat pernyataan dan himbauan tentang narkotika, asusila, dan tindak kejahatan lainnya.”Pihak kafe berjanji akan membuat sistem baru agar hal serupa tidak terjadi lagi, dengan memperketat akses masuk untuk pengunjung yang datang,” katanya.
Lihat Juga :