Prof Adi Maulana Terpilih Jadi Anggota ALMI, Satu-satunya Ilmuwan Muda dari Luar Jawa
Senin, 06 Juni 2022 - 11:44 WIB
loading...
A
A
A
Sekadar diketahui, pemilihan anggota ALMI melalui seleksi ketat. Para ilmuwan muda dari seluruh Indonesia diverifikasi dengan kriteria ilmiah yang ketat. Kandidat dicalonkan oleh anggota AIPI yang terdiri dari ilmuwan-ilmuwan senior Indonesia.
Adapun kriteria kandidat yaitu berumur di bawah 45 tahun, mempunyai reputasi ilmiah internasional (H-indeks scopus diatas 6), mempunyai kontribusi nyata sesuai bidang ilmunya kepada masyarakat dan dipilih atau direkomendasikan oleh anggota AIPI dan anggota ALMI melalui pemilihan berdasarkan portofolio pendidikan dan pengalaman ilmiah.
Baca Juga: Unhas Maksimalkan Persiapan Jelang Pelaksanaan UTBK
Prof Adi dipilih untuk mewakili Unhas atas dasar kontribusi nyata yang telah dilakukan dalam bidang penelitian dan pengembangan serta peran dalam peningkatan pengetahuan di masyarakat tentang literasi bencana untuk mewujudkan masyarakat tangguh bencana serta pengetahuan tentang pemanfaatan energi terbarukan.
"Peran saya menyebarkan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang ilmu rekayasa terutama bidang kebencanaan dan energi terbarukan. Tugas-tugasnya antara lain melakukan kegiatan-kegiatan ilmiah yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat terutama dalam meningkatkan literasi atau pengetahuan tentang kebencanaan di masyarakat serta bagaimana pemanfaatan serta pengelolaan energi terbarukan di Indonesia. Kerjasama yang dilakukan baik dengan institusi dalam maupun di luar negeri," pungkasnya.
Adapun kriteria kandidat yaitu berumur di bawah 45 tahun, mempunyai reputasi ilmiah internasional (H-indeks scopus diatas 6), mempunyai kontribusi nyata sesuai bidang ilmunya kepada masyarakat dan dipilih atau direkomendasikan oleh anggota AIPI dan anggota ALMI melalui pemilihan berdasarkan portofolio pendidikan dan pengalaman ilmiah.
Baca Juga: Unhas Maksimalkan Persiapan Jelang Pelaksanaan UTBK
Prof Adi dipilih untuk mewakili Unhas atas dasar kontribusi nyata yang telah dilakukan dalam bidang penelitian dan pengembangan serta peran dalam peningkatan pengetahuan di masyarakat tentang literasi bencana untuk mewujudkan masyarakat tangguh bencana serta pengetahuan tentang pemanfaatan energi terbarukan.
"Peran saya menyebarkan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang ilmu rekayasa terutama bidang kebencanaan dan energi terbarukan. Tugas-tugasnya antara lain melakukan kegiatan-kegiatan ilmiah yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat terutama dalam meningkatkan literasi atau pengetahuan tentang kebencanaan di masyarakat serta bagaimana pemanfaatan serta pengelolaan energi terbarukan di Indonesia. Kerjasama yang dilakukan baik dengan institusi dalam maupun di luar negeri," pungkasnya.
(tri)
Lihat Juga :