Bryan Anak Komut Bank Jatim Luka Parah, Dirawat di RSUD Sleman
Minggu, 05 Juni 2022 - 12:39 WIB
loading...
Anak Komisaris Utama Bank Jatim korban pengeroyokan di Holywings Jogja luka parah dirawat di RSUD Sleman.Foto/dok
A
A
A
SLEMAN - Bryan Yoga Kusuma, anak Komisaris Utama Bank Jatim korban pengeroyokan 20 orang di HolyWings Jogjakarta masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sleman. Korban Bryan mengalami luka cukup serius di wajah dan beberapa bagian tubuhnya.
Luka yang dialami Bryan di antaranya, kedua mata lebam, wajahnya terluka parah, terutama pipi kiri dan dagu. Tak hanya itu, Bryan juga terluka di dada hingga perut seperti luka bakar. Lengan kanan atas juga seperti terluka bakar.
Baca juga: Korban Pengeroyokan 20 Orang di Holywings Jogja Ternyata Anak Komisaris Utama Bank Jatim
Pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus pengeroyokan ini ke pihak berwajib. "Keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak berwajib," terang Anung Prajotho, perwakilan keluarga korban saat dihubungi, Minggu (5/6/2022).
Anung menceritakan, penganiayaan ini berawal pada Jumat (3/6/2022) sekitar pukul 23.30 WIB saat Bryan dan empat temannya, yaitu Albert Wijaya, Aprio Rabadi, Yogi Adhika Pratistha dan Irawan mengunjungi HolyWings Jogja di Jalan Magelang, Kutu Asem, Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman.
Dalam keterangan tertulisnya, Anung menyebutkan, Sabtu (4/6/2022) dinihari sekira pukul 02.00 WIB, Bryan terlibat perkelahian dengan seseorang dengan inisial C. Selanjutnya C memanggil temannya, L.
Luka yang dialami Bryan di antaranya, kedua mata lebam, wajahnya terluka parah, terutama pipi kiri dan dagu. Tak hanya itu, Bryan juga terluka di dada hingga perut seperti luka bakar. Lengan kanan atas juga seperti terluka bakar.
Baca juga: Korban Pengeroyokan 20 Orang di Holywings Jogja Ternyata Anak Komisaris Utama Bank Jatim
Pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus pengeroyokan ini ke pihak berwajib. "Keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak berwajib," terang Anung Prajotho, perwakilan keluarga korban saat dihubungi, Minggu (5/6/2022).
Anung menceritakan, penganiayaan ini berawal pada Jumat (3/6/2022) sekitar pukul 23.30 WIB saat Bryan dan empat temannya, yaitu Albert Wijaya, Aprio Rabadi, Yogi Adhika Pratistha dan Irawan mengunjungi HolyWings Jogja di Jalan Magelang, Kutu Asem, Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman.
Dalam keterangan tertulisnya, Anung menyebutkan, Sabtu (4/6/2022) dinihari sekira pukul 02.00 WIB, Bryan terlibat perkelahian dengan seseorang dengan inisial C. Selanjutnya C memanggil temannya, L.
Lihat Juga :