2 Pengusaha Palsu Tipu Podusen Beras Hingga Puluhan Juta

Selasa, 23 Juni 2020 - 14:03 WIB
loading...
2 Pengusaha Palsu Tipu...
Dua pelaku penipuan beras melalui media sosial (Medsos) Facebook, dibekuk anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota. Foto/iNews TV/Sholahudin
A A A
MOJOKERTO - Satreskrim Polres Mojokerto Kota, berhasil membongkar sindikat penipuan perdagangan beras yang merugikan puluhan agen dan produsen beras dari berbagai wilayah di Indonesia.

(Baca juga: Tangis Haru Warga Papua Lepas Kepulangan Prajurit Kostrad )

Dua pengusaha palsu yang berhasil dibekuk polisi tersebut, adalah Efendi Setiawan (69) warga Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, dan Yansen Litupe, warga Jakarta.

Aksi penipuan yang dilakukan keduanya, sempat terekam video amatir warga dan viral diberbagai media sosial (Medsos). Dalam video tersebut, terlihat agen dan produsen beras mengirimkan tujuh ton beras ke gudang di Jalan Baypas Mojokerto, selang beberapa saat beras kembali diangkut pakai truk menuju Jakarta.

"Para pelaku ini, juga melakukan aksi penipuannya melalui medsos Facebook (FB), yang beranggotakan para agen dan produsen beras di berbagai wilayah di Indonesia," terang Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Sodiq Efendi.

(Baca juga: Waspada Kondisi Darurat, Penerbang Tempur Dilatih Gunakan Senpi )

Setiap melancarkan aksinya, kedua pelaku mendapatkan keuntungan senilai Rp50 juta-75 juta. Terbongkarnya aksi penipuan ini, kata Sodiq berkat laporan produsen beras yang merasa ditipu oleh jaringan pelaku penipuan beras antar provinsi ini.

Para pelaku, menurut Sodiq awalnya menyampaikan di grub FB tersebut bahwa membutuhkan sangat banyak. Setelah itu komunikasi antara tersangka dengan korbannya dilanjutkan melalui whatsapp (WA).

"Korban meminta uang pembayaran beras pesanan para pelaku tersebut ditransfer terlebih dahulu, baru berasnya akan dikirim. Pelaku mengirimkan bukti transfer palsu kepada korbannya. Setelah itu beras langsung dikirim oleh korban ke gudang yang ditentukan oleh pelaku," terangnya.

(Baca juga: Dipicu Cemburu, 2 Kelompok Pemuda di Wajo Tawuran Tengah Malam )

Sesaat setelah pengiriman beras ke gudang selesai, pelaku langsung memasukkan kembali beras tersebut ke truk yang telah disiapkan dan membawa kabur beras milik korban ke Jakarta, tanpa membayar.

Korban baru menyadari telah ditipu oleh para pelaku, ketika mengecek ke mesin ATM dan mendapati tidak ada transfer uang pembayaran beras dari para pelaku. Korban yang curiga, langsung mengecek ke gudang pengiriman beras, dan mendapati gudang telah kosong.

Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni faktur pembelian beras, handphone, dan kartu ATM. Dua pelaku kini dijebloskan ke sel tahanan Polres Mojokerto Kota, untuk kepentingan penyelidikan. Polisi juga masih mengejar anggota sindikat lainnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
Jadi Tersangka, Bos...
Jadi Tersangka, Bos WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin Ditahan
Polisi Ringkus Owner...
Polisi Ringkus Owner WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,6 Miliar
Rismon Sianipar Dilaporkan...
Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya soal Dugaan Penipuan Buku Gibran End Game
Lurah Kalisari dan Kasubdin...
Lurah Kalisari dan Kasubdin Bakal Diperiksa Kasus Pengaduan Parkir Liar Dibalas dengan Foto Editan AI
Sempat Diperiksa, 3...
Sempat Diperiksa, 3 Orang di Kasus WO Ayu Puspita Masih Berstatus Saksi
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Awkarin hingga Sara Gibson
Rekomendasi
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Berita Terkini
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
Respons Kemlu Soal Relokasi...
Respons Kemlu Soal Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved