Cegah Corona, Pengelola Pasar Andir Atur Ganjil-Genap bagi Pedagang
Selasa, 23 Juni 2020 - 13:18 WIB
loading...
A
A
A
"Misalnya pada Minggu 13 Juni 2020, itukan ganjil. Nah yang boleh buka berarti kios dengan nomor ganjil. Besoknya tanggal genap. Nah kios yang bernomor genap yang buka. Sedangkan yang bernomor ganjil tutup," ujar Ade.
Ade menuturkan, kebijakan ganjil genap untuk tiap kios, juga sebagai langkah antisipasi kecemburuan. Pasalnya, jika menerapkan 30 persen, dapat terjadi keributan antarpedagang.
"Kalau ikuti pemerintah, hanya 30 persen. Sedangkan di pasar ini ada 2500 kios lebih. Kan tidak semuanya buka, bisa terjadi kecemburuan sosial. Makanya kami terapkan sistem ganjil-genap biar adil," tutur dia.
Selain sistem ganjil genap, ungkap Ade, untuk mengantisipasi Corona, pengelola Pasar Andir juga menerapkan protokol kesehatan sangat ketat. Pedagang dan karyawan harus mengenakan masker dan menyediakan hand sanitizer. Kios-kios pun harus dilengkapi dengan penyekat plastik untuk menjaga jarak.
"Kami hanya membuka tiga pintu. Sedangkan yang lainnya ditutup. Kami juga mengimbau pedagang menolak pembeli yang tidak menggunakan masker. Jika tidak, pedagang harus menyiapkan masker bagi para pembelinya," tandas Ade.
Ade menuturkan, kebijakan ganjil genap untuk tiap kios, juga sebagai langkah antisipasi kecemburuan. Pasalnya, jika menerapkan 30 persen, dapat terjadi keributan antarpedagang.
"Kalau ikuti pemerintah, hanya 30 persen. Sedangkan di pasar ini ada 2500 kios lebih. Kan tidak semuanya buka, bisa terjadi kecemburuan sosial. Makanya kami terapkan sistem ganjil-genap biar adil," tutur dia.
Selain sistem ganjil genap, ungkap Ade, untuk mengantisipasi Corona, pengelola Pasar Andir juga menerapkan protokol kesehatan sangat ketat. Pedagang dan karyawan harus mengenakan masker dan menyediakan hand sanitizer. Kios-kios pun harus dilengkapi dengan penyekat plastik untuk menjaga jarak.
"Kami hanya membuka tiga pintu. Sedangkan yang lainnya ditutup. Kami juga mengimbau pedagang menolak pembeli yang tidak menggunakan masker. Jika tidak, pedagang harus menyiapkan masker bagi para pembelinya," tandas Ade.
(awd)
Lihat Juga :