Dalami Dugaan Korupsi Dana Bos, Kejari Bogor Periksa 40 Saksi dari PNS
Selasa, 23 Juni 2020 - 11:04 WIB
loading...
A
A
A
Informasi diperoleh menyebutkan, total saksi yang sudah diperiksa dalam kasus dugaan penyelewengan dana BOS melalui kegiatan UTS, UAS, dan try out, serta ujian sekolah pada tahun 2017, 2018 dan 2019 sebanyak 40 orang. "Rencananya besok akan ada pemeriksaan (saksi) lagi. Soal siapa-siapanya lihat saja besok," katanya.
Sementara itu, Kepala Disdik Kota Bogor, Fachrudin alias Fahmi saat dikonfirmasi membenarkan perihal pemanggilannya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi BOS. Namun, dia enggan berkomentar banyak terkait pemanggilan oleh kejaksaan itu. "Iya, saya ke sana tadi. Cuma tidak lama. Soal BOS itu," ujarnya singkat.
Sekadar diketahui, kasus ini terungkap setahun lalu, tepatnya jelang masa ujian sekolah di Kota Bogor. Penyidik Kejari Kota Bogor mengendus adanya dugaan penyimpangan penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pengadaan soal ulangan yang nilainya mencapai miliaran rupiah. (Baca juga: Gadis Keterbelakangan Mental Diperkosa Bergilir di Jakbar )
Bahkan, kabar beredar sejumlah oknum guru, jajaran Kelompok Kerja Kepala Sekolah hingga sejumlah pejabat Dinas Pendidikan, disebut-sebut ikut terlibat dan berbagi peran dalam memainkan anggaran BOS tersebut.
Sementara itu, Kepala Disdik Kota Bogor, Fachrudin alias Fahmi saat dikonfirmasi membenarkan perihal pemanggilannya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi BOS. Namun, dia enggan berkomentar banyak terkait pemanggilan oleh kejaksaan itu. "Iya, saya ke sana tadi. Cuma tidak lama. Soal BOS itu," ujarnya singkat.
Sekadar diketahui, kasus ini terungkap setahun lalu, tepatnya jelang masa ujian sekolah di Kota Bogor. Penyidik Kejari Kota Bogor mengendus adanya dugaan penyimpangan penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pengadaan soal ulangan yang nilainya mencapai miliaran rupiah. (Baca juga: Gadis Keterbelakangan Mental Diperkosa Bergilir di Jakbar )
Bahkan, kabar beredar sejumlah oknum guru, jajaran Kelompok Kerja Kepala Sekolah hingga sejumlah pejabat Dinas Pendidikan, disebut-sebut ikut terlibat dan berbagi peran dalam memainkan anggaran BOS tersebut.
(mhd)
Lihat Juga :