Polisi Serahkan Tersangka Kasus Penyerangan Pos Koramil Kisor ke Kejari Sorong
Selasa, 31 Mei 2022 - 02:26 WIB
loading...
A
A
A
Dalam rapat tersebut menurut pengakuan MK, dirinya dan beberapa kawan lainnya diancam dengan menggunakan senjata api oleh salah seorang tersangka yang saat ini masih dalam buronan polisi untuk harus melakukan penyerangan terhadap Pos Koramil Kisor. Baca juga: 24 Pati TNI AD Naik Pangkat, Mantan Kadispenad Jadi Jenderal Bintang Tiga
"Waktu rapat itu, sekitar pukul 00.00 WIT kami diperintahkan oleh Silas untuk melakukan penyerangan. Di hadapan Silas ada satu pucuk senjata api. Silas mengancam kami yang hadir saat itu berjumlah sekitar 20 orang untuk harus ikut menyerang pos. Jika tidak kami akan ditembak," ungkap MK menirukan ancaman slash satu rekannya.
Dalam pengakuan lainnya, tersangka MK juga menyatakan dirinya juga turut serta melakukan pembacokan terhadap salah satu anggota TNI saat penyerangan terjadi.
"Posisi saya saat itu ikut juga (menyerang, membacok anggota TNI). Saat itu korban dalam posisi tidur dengan selimut. Kawan saya yang pertama membacok, lalu saya ikut membacok korban" ungkap MK di hadapan Jaksa.
Usai melakukan pembacokan, tersangka MK dan kawan-kawannya langsung melarikan diri setelah seluruh korban berhasil di eksekusi.
"Waktu rapat itu, sekitar pukul 00.00 WIT kami diperintahkan oleh Silas untuk melakukan penyerangan. Di hadapan Silas ada satu pucuk senjata api. Silas mengancam kami yang hadir saat itu berjumlah sekitar 20 orang untuk harus ikut menyerang pos. Jika tidak kami akan ditembak," ungkap MK menirukan ancaman slash satu rekannya.
Dalam pengakuan lainnya, tersangka MK juga menyatakan dirinya juga turut serta melakukan pembacokan terhadap salah satu anggota TNI saat penyerangan terjadi.
"Posisi saya saat itu ikut juga (menyerang, membacok anggota TNI). Saat itu korban dalam posisi tidur dengan selimut. Kawan saya yang pertama membacok, lalu saya ikut membacok korban" ungkap MK di hadapan Jaksa.
Usai melakukan pembacokan, tersangka MK dan kawan-kawannya langsung melarikan diri setelah seluruh korban berhasil di eksekusi.
Lihat Juga :