2 Suster di Distrik Saifi Diserang secara Brutal oleh OTK, Pelaku Dikutuk dan Dikecam
Minggu, 29 Mei 2022 - 23:55 WIB
loading...
A
A
A
Terkait kondisi kedua Tenaga Medis yang menjadi korban penyerangan OTK di wilayah tersebut, Marthina mengaku saat ini kondisi keduanya berangsur pulih namun keduanya masih trauma mendalam atas kejadian tersebut.
“Sampai saat ini, kondisi dari kedua korban sudah berangsur pulih, namun tentunya mereka mendaapatkan trauma yang cukup berat sehingga masih terus membutuhkan perwatan yg intensif oleh tenaga dokter di Rumah Sakit Scohlo Keyan,” ujarnya.
Terkait kejadian penyerangan dan penganiayaan terhadap dua Tenaga Medis oleh Orang Tidak Dikenal, selaku Kepala Dinas Kesehatan dirinya meminta kepada seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di Kabupaten Sorong Selatan untuk tetap tenang dan tidak perlu kendor semangat mereka dalam menjalankan tugas kemanusiaan sebagai pelayan masyarakat. Karena menurut Marthina tugas tenaga medis adalah tugas yang sangat mulia.
Baca juga: Sadis! Tak Terima Disuruh Berhenti Berkaraoke Pas Subuh, Pria di Kendari Bunuh Teman Wanita
“Sebagai kepala Dinas sy menghimbau kepada tenaga medis, tetap lakukan tugasmu sesuai dgn janji mu dan dedikasihkan dirimu sebagai perawat yang setia siang dan malam dalam suka dan duka karena pekerjaan mu adalah pekerjaan yang mulia. Biarlah Tuhan yang membalas semuanya demi kesehahteraan masyarakat Sorong Selatan,” tandasnya.
Sebelumnya, dua Tenaga Medis yang merupakan tenaga kontrak kesehatan pada Puskesmas Saifi diserang dan dianiaya oleh orang tidak dikenal di kampung Mlasuat, Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan. Kedua Tenaga Medis tersebut diserang saat hendak menuju ke tempat tugas mereka dengan menggunakan sepeda motor. Atas peristiwa ini, dua Tenaga Medis tersebut mengalami luka-luka serius dan telah menjalani perawatan di RSUD Scolo Keyen, Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan.
“Sampai saat ini, kondisi dari kedua korban sudah berangsur pulih, namun tentunya mereka mendaapatkan trauma yang cukup berat sehingga masih terus membutuhkan perwatan yg intensif oleh tenaga dokter di Rumah Sakit Scohlo Keyan,” ujarnya.
Terkait kejadian penyerangan dan penganiayaan terhadap dua Tenaga Medis oleh Orang Tidak Dikenal, selaku Kepala Dinas Kesehatan dirinya meminta kepada seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di Kabupaten Sorong Selatan untuk tetap tenang dan tidak perlu kendor semangat mereka dalam menjalankan tugas kemanusiaan sebagai pelayan masyarakat. Karena menurut Marthina tugas tenaga medis adalah tugas yang sangat mulia.
Baca juga: Sadis! Tak Terima Disuruh Berhenti Berkaraoke Pas Subuh, Pria di Kendari Bunuh Teman Wanita
“Sebagai kepala Dinas sy menghimbau kepada tenaga medis, tetap lakukan tugasmu sesuai dgn janji mu dan dedikasihkan dirimu sebagai perawat yang setia siang dan malam dalam suka dan duka karena pekerjaan mu adalah pekerjaan yang mulia. Biarlah Tuhan yang membalas semuanya demi kesehahteraan masyarakat Sorong Selatan,” tandasnya.
Sebelumnya, dua Tenaga Medis yang merupakan tenaga kontrak kesehatan pada Puskesmas Saifi diserang dan dianiaya oleh orang tidak dikenal di kampung Mlasuat, Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan. Kedua Tenaga Medis tersebut diserang saat hendak menuju ke tempat tugas mereka dengan menggunakan sepeda motor. Atas peristiwa ini, dua Tenaga Medis tersebut mengalami luka-luka serius dan telah menjalani perawatan di RSUD Scolo Keyen, Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan.
(nic)
Lihat Juga :