Sadis! Tak Terima Disuruh Berhenti Berkaraoke Pas Subuh, Pria di Kendari Bunuh Teman Wanita
Minggu, 29 Mei 2022 - 15:31 WIB
loading...
Pria yang tega menusuk teman wanita gara-gara tidak menghiraukan larangan berkaraoke di subuh hari saat menjalani pemeriksaan di kantor polisi. Foto: iNewsTV/Febriyono Tamenk
A
A
A
KENDARI - Gara-gara tidak menggubris larangan berkaraoke di waktu subuh, seorang pria LS (33) di Kendari kalap dan tega menusuk teman wanitanya, HKL (39) dengan pisau dapur hingga tewas .
Peristiwa sadis itu terjadi di Jalan Mekar, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Minggu dini hari (30/5/2022).
Informasi yang dihimpun, awalnya, pelaku telah memberitahu korban untuk berhenti berkaraoke di waktu Subuh karena mengganggu tetangga sekitar, namun korban tak menghiraukan ucapan pelaku dan terus berkaraoke.
Baca juga: Geger! Seorang Wanita di Pematangsiantar Tewas Ditusuk Penjual Sapu Keliling
“Pelaku geram dengan korban kemudian menuju ke dapur dan mengambil sebilah pisau dan langsung menikam korban pada bagian pinggang sebelah kiri,” beber Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi.
Usai menusuk korban pelaku langsung melarikan diri. Korban yang tertusuk sempat dilarikan ke rumah sakit daerah Kota Kendari. Sayangnya, nyawa korban tak dapat diselamatkan akibat kehilangan banyak darah dan akhirnya meninggal dunia.
Peristiwa sadis itu terjadi di Jalan Mekar, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Minggu dini hari (30/5/2022).
Informasi yang dihimpun, awalnya, pelaku telah memberitahu korban untuk berhenti berkaraoke di waktu Subuh karena mengganggu tetangga sekitar, namun korban tak menghiraukan ucapan pelaku dan terus berkaraoke.
Baca juga: Geger! Seorang Wanita di Pematangsiantar Tewas Ditusuk Penjual Sapu Keliling
“Pelaku geram dengan korban kemudian menuju ke dapur dan mengambil sebilah pisau dan langsung menikam korban pada bagian pinggang sebelah kiri,” beber Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi.
Usai menusuk korban pelaku langsung melarikan diri. Korban yang tertusuk sempat dilarikan ke rumah sakit daerah Kota Kendari. Sayangnya, nyawa korban tak dapat diselamatkan akibat kehilangan banyak darah dan akhirnya meninggal dunia.
Lihat Juga :