Dianggap Menyepelekan, Seniman Tari Kembalikan Bantuan Wali Kota Pematang Siantar
Jum'at, 27 Mei 2022 - 16:32 WIB
loading...
A
A
A
Namun karena kesibukan ibu Plt walikota, menurut Laura pihaknya diarahkan menemui Kabah Umum Setda Pemko Pematangsiantar dan diserahkan amplop berisi uang Rp4,8 juta.
"Sanggar SIHODA bukan tidak tahu diri, namun justru karena ibu Plt Wali Kota Susanti Dewayani kami nilai tidak menghargai dan mendukung upaya melestarikan budaya Simalungun. Lebih baik bantuan yang diberikan ditolak, dan kami akan upayakan dengan cara kami mengamen di cafe-cafe untuk mendapatkan kekurangan dana yang dibutuhkan," ujar Laura.
Laura juga sangat menyesalkan sekelas wali kota tidak mempertimbangkan kewajaran membantu pihaknya, yang punya niat besar mengenalkan budaya Simalungun di kancah internasional. Baca: Gempa Bumi 6,5 M Guncang Maluku Barat Daya, Waspada Susulan.
"Misi SIHODA ke Polandia murni membawa budaya Simalungun untuk dikenal di kancah internasional, mengembangkan kebudayaan, terutama kesenian tari terkhusus tari etnis Simalungun, dan menjadikan sanggar sebagai tempat generasi muda belajar dan mencintai tari dan budaya daerahny. di Kota Pematangsiantar," pungkas Laura. Baca Juga: Duh! Sehari 80 Ekor Sapi di Jabar Terpapar Penyakit Mulut dan Kaki.
Pelaksana tugas walikota Pematangsiantar, Susanti Dewayani yang dikonfirmasi via pesat Whats App (WA) hingga pukul 20.00 WIB tidak memberikan tanggapan.
Sedangkan Plt Kadis Kominfo Pemko Pematangsiantar, Johanes Sihombing yang dikonfirmasi via telpon mengaku sedang mengurus orang tuanya kurang sehat, sehingga tidak dapat memberikan tanggapan.
"Sanggar SIHODA bukan tidak tahu diri, namun justru karena ibu Plt Wali Kota Susanti Dewayani kami nilai tidak menghargai dan mendukung upaya melestarikan budaya Simalungun. Lebih baik bantuan yang diberikan ditolak, dan kami akan upayakan dengan cara kami mengamen di cafe-cafe untuk mendapatkan kekurangan dana yang dibutuhkan," ujar Laura.
Laura juga sangat menyesalkan sekelas wali kota tidak mempertimbangkan kewajaran membantu pihaknya, yang punya niat besar mengenalkan budaya Simalungun di kancah internasional. Baca: Gempa Bumi 6,5 M Guncang Maluku Barat Daya, Waspada Susulan.
"Misi SIHODA ke Polandia murni membawa budaya Simalungun untuk dikenal di kancah internasional, mengembangkan kebudayaan, terutama kesenian tari terkhusus tari etnis Simalungun, dan menjadikan sanggar sebagai tempat generasi muda belajar dan mencintai tari dan budaya daerahny. di Kota Pematangsiantar," pungkas Laura. Baca Juga: Duh! Sehari 80 Ekor Sapi di Jabar Terpapar Penyakit Mulut dan Kaki.
Pelaksana tugas walikota Pematangsiantar, Susanti Dewayani yang dikonfirmasi via pesat Whats App (WA) hingga pukul 20.00 WIB tidak memberikan tanggapan.
Sedangkan Plt Kadis Kominfo Pemko Pematangsiantar, Johanes Sihombing yang dikonfirmasi via telpon mengaku sedang mengurus orang tuanya kurang sehat, sehingga tidak dapat memberikan tanggapan.
(nag)
Lihat Juga :