Cuaca Ekstrem, Tiga Pesawat Terpaksa Dialihkan ke Bandara Lain

Kamis, 26 Mei 2022 - 20:41 WIB
loading...
Cuaca Ekstrem, Tiga...
Tiga pesawat yang hendak mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin harus dialihkan ke bandara lain karena cuaca buruk terjadi sejak sore, Kamis, (26/05/2022). Foto: Sindonews/Ilustrasi
A A A
MAROS - Cuaca ekstrem yang terjadi sejak sore tadi juga berdampak terhadap penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kamis (26/05/2022).

"Ada tiga pesawat yang divert atau dialihkan ke bandara lain terdekat karena cuaca ekstrem," kata Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I, Iwan Risdianto saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Bandara Sultan Hasanuddin Resmi Buka Penerbangan Internasional

Dia mengatakan, tiga pesawat itu harus divert ke Bandara Balikpapan, karena kondisi cuaca di Bandara Sultan Hasanuddin tidak memungkinkan untuk dilakukan pendaratan pesawat.

"Ada pesawat Batik Air 6268 rute Jakarta-Makassar, Batik Air 6197 rute Sorong-Makassar dan Lion Air JT 3945 rute Sorong-Makassar. Ketiganya terdampak akibat cuaca buruk yang terjadi sejak sore tadi," ujarnya.

Sementara itu BMKG Bandara Sultan Hasanuddin Makassar telah mengeluarkan empat kali peringatan dini cuaca ekstrem.

Kepala BMKG Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Hari Triwibowo mengatakan, kalau pihaknya sudah menerbitkan 4 kali Aerodrome Warning.

Peringatan pertama kata dia dilakukan pukul 14.15 wita. Di mana peringatan adanya petir atau guntur dari awan-awan Cumulonimbus disertai angin kencang dengan kecepatan hingga 23 knot. Kemudian untuk peringatan dini kedua, kata dia, dilakukan pukul 16.15 wita untuk peringatan hujan lebat disertai petir atau guntur.

"Selanjutnya peringatan ketiga dilakukan pukul 17.15 Wita, untuk hujan sangat lebat disertai petir atau guntur dan angin kencang hingga kecepatan 23 knot," jelasnya.

Sedangkan peringatan keempat kata dia baru saja diterbitkan pukul 18.20 Wita.

"Kalau peringatan dini cuaca ekstrem ini disampaikan kepada seluruh stakeholder yang ada di di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Mulai dari Airnav, Otoritas Bandar Udara, Angkasa Pura, Airlines, Ground Handling, Kantor SAR Makassar dan TNI AU untuk dapat dilakukan mitigasi ataupun langkah-langkah antisipasi dari cuaca buruk yang akan terjadi," urainya.

Menurutnya, untuk saat ini curah hujan sudah tergolong ekstrem karena dalam satu jam terakhir, jumlah curah hujan sudah lebih dari 25mm.

Baca Juga: Bandara Sultan Hasanuddin Tambah Jumlah Pendingin Ruangan

Selain itu kata dia, jarak pandang minimum juga tercatat mencapai 800 meter. Sementara 1500 m adalah jarak pandang minimal yang dipersyaratkan untuk melakukan pendaratan.

Dia juga mengatakan, kalau berdasarkan prakiraan cuaca, hujan lebat masih akan terjadi hingga satu setengah jam ke depan.

"Kita terus memantau dari citra radar dan satelit, jika ada potensi masih akan terjadi tentu kita akan kembaki menerbitkan peringatan dini cuaca ekstrim di bandara" tutupnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Siklon Tropis Jangmi...
Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, BMKG: Picu Potensi Hujan Lebat di Sebagian Indonesia
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
Puluhan Rumah di Banjar...
Puluhan Rumah di Banjar Kalsel Rusak Diterjang Hujan Deras Disertai Angin Kencang
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Cuaca Ekstrem, Jemaah...
Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tak Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved