Hingga Mei 2022, Pupuk Indonesia Salurkan 230.480 Ton Pupuk Bersubsidi di Sulsel
Selasa, 24 Mei 2022 - 16:22 WIB
loading...
SVP PSO Wilayah Timur PT Pupuk Indonesia, Muhammad Yusri, memaparkan kinerja perusahaan secara nasional maupun regional, khususnya di Provinsi Sulsel pada acara media gathering di Makassar, Selasa (24/5/2022). Foto/Tri Yari Kurniawan
A
A
A
MAKASSAR - Manajemen PT Pupuk Indonesia telah menyalurkan 230.480 ton pupuk bersubsidi di wilayah Provinsi Sulsel per 23 Mei 2022. Jumlah ini mencapai 40 persen dari total alokasi pupuk bersubsidi di Sulsel sebesar 572.032 ton pada tahun ini.
SVP PSO Wilayah Timur PT Pupuk Indonesia, Muhammad Yusri, menyampaikan penyaluran tersebut terdiri dari tujuh jenis pupuk bersubsidi. Masing-masing yakni pupuk Urea, SP-36, ZA, NPK, dan Organik Granul. Rinciannya yakni pupuk Urea sebesar 133.253 ton, SP-36 .2849 ton, ZA 7.959 ton, NPK 80.286 ton dan organik 4.728 ton.
Baca Juga: Distributor Jamin Stok Pupuk Bersubsidi di Sulsel Tersedia
"Selain itu, kami juga telah menyalurkan pupuk organik cair sebesar 6.441 liter dan NPK Spesifik Kakao sebanyak 1.405 ton kepada petani di Sulawesi Selatan atau 57% dari alokasi sebesar 2.466 ton," kata Yusri, dalam acara media gathering PT Pupuk Indonesia Grup dan Rekan Media di salah satu hotel di Kota Makassar, Provinsi Sulsel, Selasa (24/5/2022).
Adapun stok pupuk bersubsidi produsen di Sulsel total mencapai 75.800 ton. Jumlah ini jauh lebih banyak dari stok ketentuan minimum pemerintah. Secara teknis, pupuk bersubsidi di Sulsel disalurkan oleh dua anak perusahaan Pupuk Indonesia, yaitu PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Petrokimia Gresik.
SVP PSO Wilayah Timur PT Pupuk Indonesia, Muhammad Yusri, menyampaikan penyaluran tersebut terdiri dari tujuh jenis pupuk bersubsidi. Masing-masing yakni pupuk Urea, SP-36, ZA, NPK, dan Organik Granul. Rinciannya yakni pupuk Urea sebesar 133.253 ton, SP-36 .2849 ton, ZA 7.959 ton, NPK 80.286 ton dan organik 4.728 ton.
Baca Juga: Distributor Jamin Stok Pupuk Bersubsidi di Sulsel Tersedia
"Selain itu, kami juga telah menyalurkan pupuk organik cair sebesar 6.441 liter dan NPK Spesifik Kakao sebanyak 1.405 ton kepada petani di Sulawesi Selatan atau 57% dari alokasi sebesar 2.466 ton," kata Yusri, dalam acara media gathering PT Pupuk Indonesia Grup dan Rekan Media di salah satu hotel di Kota Makassar, Provinsi Sulsel, Selasa (24/5/2022).
Adapun stok pupuk bersubsidi produsen di Sulsel total mencapai 75.800 ton. Jumlah ini jauh lebih banyak dari stok ketentuan minimum pemerintah. Secara teknis, pupuk bersubsidi di Sulsel disalurkan oleh dua anak perusahaan Pupuk Indonesia, yaitu PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Petrokimia Gresik.
Lihat Juga :