Ratusan Pekerja Geruduk Perusahaan di Pekanbaru Tuntut Pembayaran Gaji

Senin, 22 Juni 2020 - 17:53 WIB
loading...
Ratusan Pekerja Geruduk...
Pekerja yang gajinya tak dibayar datangi perusahaan. Foto SINDOnews
A A A
PEKANBARU - Sejumlah karyawan PT Sayap Mas Abadi (SMA)/Sumatera Musi Persada (SMP) Group mendatangi kantor tempat mereka bekerja menuntut gaji yang sampai hari ini belum dibayar perusahaan pembukaan lahan dan hutan. Mereka merupakan pekerja dari Riau dan Sumatera Utara.

Para perwakilan karyawan ini mendatangi Kantor SMA/SMP di Jalan Lili Pekanbaru. Mereka menggeruduk kantor yang tidak dilengkapi plang nama perusahaan. Para karyawan menemui staf bagian administrasi kantor perusahaan. Mereka berharap bertemu dengan pimpinan perusahana untuk menangih janji.

Namun sampai di sana, mereka tidak mendapat respon dari perusahaan. Para staf perusahaan terlihat dingin menyambut kedatangan para karyawan. Mereka sibuk bekerja di depan komputer. Hanya satu staf kantor PT SMA dan SMP yang respon, namun tetap sambil bekerja.

"Kita sudah bolak balik ke sini menangih hak kita. Total gaji saya Rp 10 jutaan yang belum dibayar. Kita sebenarnya sudah capek menerima janji," kata Uban, juru bicara karyawan Senin (22/6/2020). (Baca: Aktivis AGN Minta Kasus Sarang Burung Walet Bengkulu Dibawa ke Pengadilan)

Ratusan pekerja PT SMA/SMK mempekerjakan ratusan karyawan di Kalimantan Timur untuk membuka lahan. Meraka berasal dari berbagai provinsi dan sebagian besar belum dibayar gaji bahkan sebagian lain masih terkatung- katung di lokasi karena tidak bisa pulang karena tidak ada biaya.

Halomaan, pria yang jauh datang dari Medan Sumatera Utara juga mengungkapkan kekecewaannya karena dia hanya diberikan janji perusahaan. Padahal dirinya sudah tidak biaya lagi, dan ke Riau harus pinjam sana sini. "Gaji saya sudah empat bulan tidak dibayar. Saya minta hak kami. Jangan peras hasil keringat kami," pintanya.

Sementara Saldi, karyawan yang belum lama ini pulang dari Kutai Barat Kalimatan Timur dan sempat terkatung berbulan bulan juga mendapat hak dari perusahaan. Warga Sungai Pagar Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar, Riau mengaku tidak bisa berbuat banyak menghadapi perusahaan.

"Kami lama terkatung katung disana, namun akhirnya bisa pulang. Saya ingin sekali ke kantor saya menuntut hak kami, tapi tidak ada biaya ke kantor. Rombongan kami yang dari Riau dan Sumatera Utara yang tidak digaji 31 orang. Disana ada beberapa kelompok pekerja. Sebagian belum bisa pulang. Kami sudah balik minta gaji," ucap Saldi yang dihubungi melalui telpon selulernya.

Sementara itu, Ferry perwakilan perusahaan menyatakan, pihaknya belum bisa membayar karena keterbatasan financial perusahaan.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Rekomendasi
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved